kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.094   -27,85   -0,45%
  • KOMPAS100 789   -4,26   -0,54%
  • LQ45 604   -3,99   -0,66%
  • ISSI 211   -0,36   -0,17%
  • IDX30 335   -2,63   -0,78%
  • IDXHIDIV20 426   -0,80   -0,19%
  • IDX80 90   -0,51   -0,56%
  • IDXV30 115   0,17   0,14%
  • IDXQ30 109   -0,45   -0,41%

Askrindo Syariah ingin garap tanah wakaf produktif


Jumat, 12 Mei 2017 / 22:42 WIB


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Rizki Caturini

SEMARANG. PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah berniat mengembangkan produk penjaminan syariah untuk pembiayaan wakaf produktif.

Menurut Direktur Utama PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah, Pribadi, potensi pemanfaatan wakaf produktif di Indonesia menarik. Potensi tanah wakaf di Indonesia sekitar 3 miliar meter persegi (m2) dan banyak yang belum dimanfaatkan secara produktif. Ini membuat potensinya cukup besar. 

Umumnya tanah wakaf di Indonesia lebih banyak digunakan untuk kuburan atau masjid. "Padahal jika tanah wakaf ini dimanfaatkan untuk department store misalnya, dengan masjid di puncaknya. Tentu akan lebih menguntungkan," ujar Pribadi dalam acara Keuangan Syariah Fair di Semarang, Jumat (12/5).

Pemanfaatan tanah wakaf ini sudah terlihat sukses di beberapa negara. Malaysia misalnya, memanfaatkan tanah wakaf untuk perkebunan sawit.

Ia melanjutkan, masjid juga akan hidup, karena memiliki dana yang cukup dari pengelolaan pusat perbelanjaan.
Konsep perbelanjaan yang berdiri di atas tanah wakaf ini pun merupakan pusat perbelanjaan syariah. Artinya, berbisnis atas nilai-nilai syariah. Misalnya, dalam bentuk pusat busana muslim atau pusat kuliner.

Namun, ia tidak mengungkapkan kapan pastinya produk ini akan dimunculkan. Pasalnya, Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah masih mengkaji dari sisi hukum serta kesediaan perbankan syariah atau lembaga pembiayaan syariah untuk  membiayai wakaf produktif.  "Produk ini saya yakin mampu mendorong industri keuangan syariah lebih besar lagi," kata Pribadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×