kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Asuransi bencana terus dikaji


Senin, 25 Oktober 2010 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Gadai Emas


Reporter: Roy Franedya | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Rencana pemerintah membuat produk asuransi bencana alam (catastrophe) demi meminimalkan risiko yang muncul ketika bencana melanda, terus bergulir.

Perkembangan terakhir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah beberapa kali bertemu Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) perihal rencana pembentukan produk asuransi bencana alam.

Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata menjelaskan, pertemuan itu antara lain membahas peran asuransi dalam meminimalkan risiko dari bencana. "Bentuknya belum dirumuskan, tunggu saja hasilnya," ujar Isa, akhir pekan lalu. Sebagai bentuk dukungan, Bapepam bersedia memperlonggar aturan produk tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×