kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Bank Aladin Kucurkan Pembiayaan Rp 24,9 Miliar Lewat Ekosistem Alfa Group


Rabu, 21 Oktober 2026 / 22:34 WIB
Bank Aladin Kucurkan Pembiayaan Rp 24,9 Miliar Lewat Ekosistem Alfa Group
ILUSTRASI. Bank Aladin Syariah Tbk melalui penandatanganan business deal di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Aladin Syariah Tbk menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 24,9 miliar kepada tiga perusahaan melalui penandatanganan business deal di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan modal kerja PT Dunia Boga Indonesia di sektor perdagangan makanan dan minuman, serta PT Hanif Tunggal Mandiri dan PT Dwiyasa Gemilang Abadi di sektor konstruksi bangunan ritel.

PT Hanif Tunggal Mandiri akan menggunakan pembiayaan untuk mendukung pembangunan gerai Alfamart, sedangkan PT Dwiyasa Gemilang Abadi untuk pembangunan gerai Alfamidi di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Bank Aladin Syariah Jo Anula Putra mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya perseroan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui integrasi ekosistem Alfa Group.

Baca Juga: Bank Aladin Syariah Perkuat Likuiditas Lewat SIPA

“Melalui kerja sama ini, kami berharap pembiayaan dapat membantu perusahaan mengembangkan usaha sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih luas. Kolaborasi dalam ekosistem Alfa Group juga menjadi langkah kami untuk memperluas akses pembiayaan dan mendorong UMKM agar terus tumbuh dan berkembang,” ujar Jo dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026). 

Jo  mengatakan, Bank Aladin Syariah menyalurkan pembiayaan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan usaha debitur. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Pembiayaan harus berangkat dari kebutuhan nyata pelaku usaha. Kami ingin layanan Bank Aladin Syariah membantu mereka menjaga kelancaran bisnis dan memanfaatkan peluang, dengan tetap memperhatikan kemampuan usaha serta prinsip kehati-hatian,” ujar Jo.

Baca Juga: Bank Aladin Syariah Optimalkan Layanan Pembayaran Pensiun

Pembiayaan modal kerja dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional, pengadaan barang, pengelolaan persediaan, hingga pelaksanaan proyek. Di sektor perdagangan makanan dan minuman, pembiayaan mendukung pengelolaan pasokan dan pemenuhan permintaan pasar. Sementara di sektor konstruksi ritel, pembiayaan membantu memenuhi kebutuhan operasional pembangunan gerai.

Kegiatan usaha tersebut turut menggerakkan sektor lain, mulai dari penyediaan material dan jasa hingga penyerapan tenaga kerja. Dengan memperluas akses pembiayaan bagi usaha yang layak, perbankan diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi produktif dan meningkatkan daya saing pengusaha lokal.

Penandatanganan business deal dalam ISEF 2026 menjadi salah satu upaya Bank Aladin Syariah memperkuat sinergi antara lembaga keuangan syariah dan pelaku usaha.

Jo mengatakan, sinergi antara perbankan dan pelaku usaha diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi ekosistem bisnis. “Ke depan, Bank Aladin Syariah akan terus mengembangkan layanan dan solusi pembiayaan sesuai kebutuhan sektor riil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×