Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) akhirnya berhasil mencatatkan laba tahunan pada 2025.
Per Desember 2025, Bank Aladin Syariah meraup laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 150,7 miliar. Capaian ini menjadi catatan laba bersih pertama sejak bank tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2021 lalu dengan nama Bank Aladin Syariah.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko T. Rachmadi menjelaskan, pada dasarnya kerugian yang terjadi selama empat tahun sebelumnya merupakan expected loss alias kerugian yang sudah diprediksi. Pasalnya, bank banyak melakukan investasi pasca rebranding, utamanya di sisi teknologi informasi.
Baca Juga: Ciputra Life Catat Pertumbuhan Hasil Investasi 38% hingga April 2026
Nah, Koko bilang sebenarnya turn around profitabilitas bank ditargetkan tercapai pada akhir tahun 2026 mendatang. Namun, pihaknya melihat hajatan nasional pemilu pada 2024 lalu menjadi momentum perbaikan yang bisa dimanfaatkan.
“Kami lihat semua pasti membaik, semuanya lagi konsolidasi, basis tumbuh, kami riding the wave memanfaatkan waktu tersebut dan kami melihat 2025 bisa turn around,” ungkap Koko dalam paparan kinerja daring, Kamis (4/6/2026).
Koko bilang ada tiga hal yang menjadi kunci tercapainya turn around laba dalam periode ini. Selain pengembangan infrastruktur yang dicapai melalui investasi jangka panjang, bank juga mendapat keuntungan sebagai bank digital untuk meningkatkan optimalisasi biaya.
Di samping itu, Koko bilang konsolidasi dan penguatan ekosistem turut menopang pertumbuhan ini. “Dengan ekosistem yang sudah kami bangun sejak awal dengan Alfa Group, itu bisa menghadirkan tak hanya traffic portofolio tetapi juga traffic transaction,” katanya.
Pasalnya, sebagai bank digital, Koko bilang sumber pendapatan Bank Aladin Syariah tak cuman mengandalkan magin bunga bersih, tetapi juga fokus meraup pendapatan komisi (fee income) transaksi. Hingga akhir 2025, Bank Aladin Syariah telah memiliki 3,7 juta nasabah dengan nasabah aktif kisaran 50%.
Koko bilang keberlanjutan capaian kali ini bakal bergantung pada fundamental internal bank dan kondisi makro. Ia mengaku mencermati dengan hati-hati situasi global dan domestik yang penuh ketidakpastian saat ini.
Baca Juga: Allianz Life dan Maybank Indonesia Luncurkan Produk Tawarkan Manfaat 110% Premi
Meski begitu, dengan basis penduduk muslim nasional yang kuat, ia optimistis Bank Aladin Syariah dapat menjaga tren positif ke depannya. “Dan kami bersyukur bahwa Bank Aladin Syariah ada di jalur bank syariah dan digital. Semoga benefit-benefit ini bisa kami kapitalisasi sehingga menjadi keuntungan yang sustain ke depannya,” tukas Koko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













