kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bank asal Korea ingin bermitra dengan Indonesia


Selasa, 01 Mei 2012 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor cabang Bank BNI, Jakarta, Kamis (21/1). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/01/2021.


Reporter: Astri Kharina Bangun |

JAKARTA. Industrial Bank of Korea (IBK) menilai Indonesia memiliki potensi yang besar untuk kerja sama di bidang perbankan. Pasalnya, banyak perusahaan asal Korea Selatan (Korsel) yang sudah beroperasi dan berminat berinvestasi di Indonesia baik yang berskala kecil, menengah, maupun besar. Selama ini, perusahaan Korea Selatan yang didanai IBK mayoritas bergerak di sektor otomotif dan mikro.

"Kami belum punya cabang di Indonesia. Kalau kami mau menyalurkan pembiayaan ke perusahaan Korea di sini, penjaminannya bisa melalui bank yang ada di Indonesia," ujar Chairman & CEO IBK Jun Hee Cho, Senin (1/5).

Sementara, bank di Indonesia yang menjadi pilihan IBK untuk bermitra adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Menurut Jun Hee, pemilihan BRI lantaran ada kesamaan kedua bank dalam hal fokus ke sektor Usaha Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, IBK dan BBRI sama-sama bank yang sahamnya dimiliki pemerintah masing-masing negara.

Selain kerja sama dalam hal pembiayaan perdagangan (trade finance), IBK juga melihat potensi kerja sama melalui layanan remitansi.

"Ada 6.000 tenaga kerja Indonesia di Korsel yang terdaftar di IBK untuk mengirimkan uang ke Indonesia. Kalau kerja sama dengan BRI sudah berjalan, para TKI ini bisa buka rekening untuk pinjaman usaha ataupun transaksi valas," ungkap Jun Hee.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×