kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank BNI Mengimplementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan


Kamis, 23 Januari 2025 / 20:49 WIB
Bank BNI Mengimplementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan
ILUSTRASI. Menara BNI Pejompongan, Jakarta Pusat.


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Implementasi iniBa sebagai bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

BNI telah meraih sertifikasi SNI ISO 37001:2016 untuk SMAP pada berbagai lingkup aktivitas.  Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia pada 9 Desember, BNI melakukan berbagai kampanye edukasi. 

Baca Juga: Perbankan Harap Tren Hapus Buku Melandai di 2025, Ini Pengaruuhnya ke Kinerja

BNI memperkuat komitmen integritas melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pegawai.  Pakta ini mencakup 17 pernyataan. "Korupsi adalah musuh bersama karena dampaknya yang merusak," kata Sekretaris Perusahaan Bank BNI, Okki Rushartomo, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Rabu (22/1).  

Langkah-langkah bank berlogo angka 46 ini tidak hanya memperkuat tata kelola perusahaan tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini  sejalan dengan semangat reformasi yang digaungkan oleh pemerintah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×