kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.719   75,66   1,34%
  • KOMPAS100 740   11,98   1,65%
  • LQ45 560   6,63   1,20%
  • ISSI 199   2,55   1,30%
  • IDX30 317   2,91   0,93%
  • IDXHIDIV20 390   0,94   0,24%
  • IDX80 84   1,16   1,40%
  • IDXV30 107   -0,14   -0,13%
  • IDXQ30 102   0,53   0,52%

Bank diminta salurkan kredit mikro lewat fintech


Selasa, 03 Oktober 2017 / 13:03 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong perbankan untuk berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial (tekfin) atawa fintech untuk meningkatkan bisnis. Salah satu kolaborasi yang bisa dilakukan adalah di bisnis mikro.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika bilang bank bisa menggandeng beberapa fintech untuk menyalurkan kredit mikro dan kredit usaha rakyat (KUR).

"Bank bisa menggandeng tekfin sebagai mitra penyalur pembiayaan mikro dan KUR," kata Rudiantara dalam acara Indonesia Knowledge Forum 2017, Selasa (3/10).

Diharapkan nantinya dengan kerjasama dengan fintech ini penyaluran kredit mikro bisa mengjangkau populasi yang lebih luas.

Senada, Henry Koenaefi, Direktur BCA juga bilang saat ini bank menggandeng perusahaan tekfin melalui perusahaan modal ventura BCA yaitu central capital ventura (CCV).

"Kami salurkan kredit mikro dan UKM dengan menggandeng perusahan peer to peer lending dan BPR," kata Henry ketika ditemui di tempat yang sama.

Dengan kerjasama dengan tekfin ini penyaluran kredit mikro bisa lebih optimal dan efisien. Hal ini karena jika BCA langsung menyalurkan kredit mikro butuh biaya operasional yang tidak sedikit.

Biaya operasional yang tinggi ini salah satunya untuk menyewa ruko dan untuk biaya karyawan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×