kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank diminta salurkan kredit mikro lewat fintech


Selasa, 03 Oktober 2017 / 13:03 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mendorong perbankan untuk berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial (tekfin) atawa fintech untuk meningkatkan bisnis. Salah satu kolaborasi yang bisa dilakukan adalah di bisnis mikro.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika bilang bank bisa menggandeng beberapa fintech untuk menyalurkan kredit mikro dan kredit usaha rakyat (KUR).

"Bank bisa menggandeng tekfin sebagai mitra penyalur pembiayaan mikro dan KUR," kata Rudiantara dalam acara Indonesia Knowledge Forum 2017, Selasa (3/10).

Diharapkan nantinya dengan kerjasama dengan fintech ini penyaluran kredit mikro bisa mengjangkau populasi yang lebih luas.

Senada, Henry Koenaefi, Direktur BCA juga bilang saat ini bank menggandeng perusahaan tekfin melalui perusahaan modal ventura BCA yaitu central capital ventura (CCV).

"Kami salurkan kredit mikro dan UKM dengan menggandeng perusahan peer to peer lending dan BPR," kata Henry ketika ditemui di tempat yang sama.

Dengan kerjasama dengan tekfin ini penyaluran kredit mikro bisa lebih optimal dan efisien. Hal ini karena jika BCA langsung menyalurkan kredit mikro butuh biaya operasional yang tidak sedikit.

Biaya operasional yang tinggi ini salah satunya untuk menyewa ruko dan untuk biaya karyawan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×