kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.930   60,00   0,34%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Bank DKI Incar Pertumbuhan Kredit 20% Tahun Ini


Kamis, 29 Juli 2010 / 13:13 WIB


Reporter: Abdul Wahid Fauzie | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. PT Bank DKI berniat menggenjot kreditnya pada tahun ini sebesar 20% menjadi Rp 8 triliun hingga Rp 9 triliun. Target ini sudah hampir tercapai. Sebabnya, sampai semester I 2010 saja sudah mencapai Rp 7,29 triliun.

Jumlah kucuran kredit Bank DKI ini naik dari Rp 6,7 triliun pada Juni 2009. "Sebesar 60%-70% berasal dari kredit konsumer, sisanya berasal dari kredit korporasi, syariah," imbuh Romy Wijayanto Divisi Kesekretariatan Sekretaris Perusahaan Bank DKI.

Walau kreditnya mengalami peningkatan, namun Non Performing Loan (NPL) alias rasio kredit bermasalah gross-nya turun dari 5,75% menjadi 4,05%. Sementara itu, net NPL Bank DKI juga turun dari 2,63% menjadi 1,48%.

Kenaikan kredit ini sejalan dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank DKI. Sepanjang semester I 2010 DPK naik dari Rp 11,7 triliun menjadi Rp 13,6 triliun.

Kenaikan DPK ini ditunjang oleh kenaikan dana murah, seperti giro yang naik 48,3% menjadi Rp 6,2 triliun, dan tabungan yang naik 15,4% menjadi Rp 2,1 triliun.
Adapun dana mahal seperti deposito turun dari Rp 5,6 triliun menjadi Rp 55 triliun. "Ini bagus, sebabnya deposito merupakan dana mahal yang membuat pendapatan minim," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×