kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Harda gelar rights issue di semester II 2017


Senin, 30 Januari 2017 / 16:14 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Harda Internasional Tbk akan melakukan rights issue yang sudah direncanakan sejak 2016 lalu. Rencananya, bank berkode saham BBHI ini akan menggelar rights issue pada semester kedua 2017.

Barlian Halim, Direktur Bank Harda mengatakan, nilai rights issue yang akan diterbitkan rencananya di bawah Rp 500 miliar. “Saat ini sedang dalam pembahasan,” ujarnya, Senin (30/1).

Dalam hasil RUPSLB pada 23 September 2016, salah satunya hasilnya menyebutkan rights issue rencananya akan menerbitkan sebanyak 1 miliar saham baru.

Namun, Barlian belum merinci update mengenai jumlah saham yang akan diterbitkan dan harga pelaksanaannya, termasuk pembeli siaga.

Sebagai gambaran, harga saham bank berkode BBHI ini sejak awal Januari 2017 naik cukup signifikan. Pada penutupan Jumat (27/1), tercatat harga saham Bank Harga di angka Rp 92 per saham.

Tercatat pemegang saham mayoritas Bank Harda saat ini adalah Keluarga Rachman Hakim melalui PT Hakimputra Perkasa sebesar 72.66%. Akhir tahun 2016, Bank Harda mencetak keuntungan sebesar Rp 6,8 miliar atau membaik dibandingkan pada 2015 lalu yang masih merugi Rp 2,3 miliar.

Untuk kredit Bank Harda pada tahun lalu, mencatatkan realisasi sebesar Rp 1,39 triliun atau turun 7,66% secara yoy. Modal inti Bank Harda pada kuartal 3 2016 sebesar Rp 335 miliar atau masuk BUKU I.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×