kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bank Mandiri akan layani hedging valas tiga BUMN


Kamis, 23 Oktober 2014 / 17:14 WIB
Bank Mandiri akan layani hedging valas tiga BUMN
ILUSTRASI. Teh hijau adalah salah satu makanan dan minuman penurun kolesterol tinggi.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tengah menjajaki perusahaan BUMN yang ingin melakukan transaksi lindung nilai alias hedging valuta asing (valas).

Hal itu akan dilakukan setelah antar lembaga Pemerintah menyepakati pedoman penyusunan standar operasional prosedur (SOP) hedging bagi perusahaan pelat merah.

“Kami akan melayani transaksi lindung nilai valas untuk 2 - 3 perusahaan BUMN,” kata Royke Tumilaar, Managing Director Treasury, Financial Institution and Special Asset Management Bank Mandiri, kepada KONTAN.

Saat ini, Bank Mandiri tengah membentuk SOP bersama dengan 3 perusahaan BUMN tersebut.

Lanjut Royke, volume transaksi lindung nilai valas bisa mencapai US$ 300 juta - US$ 500 juta per bulan untuk setiap perusahaan BUMN, tentunya tergantung dari kebutuhan perusahaan tersebut. “Volume transaksi hedging valas paling besar dapat mencapai US$ 1 miliar per bulan setiap perusahaan BUMN,” tambah Royke. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×