Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana melepas 20% sahamnya di PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) kepada PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dengan nilai transaksi Rp 570 miliar.
Rencana divestasi tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli saham bersyarat yang ditandatangani Bank Mandiri dan IFG Life pada 26 Oktober 2026. Bank Mandiri mengungkapkan transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena kedua perusahaan berada di bawah pengendalian tidak langsung negara melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Dalam keterbukaan informasi BEI pada 28 Oktober 2026, Bank Mandiri menyebutkan saham yang akan dialihkan sebanyak 200.000 lembar, setara dengan 20% ekuitas Inhealth. Harga yang disepakati mencapai Rp 2,85 juta per saham.
Baca Juga: Kredit UMKM Mulai Meningkat, Target Pertumbuhan 7%–9% Masih Menantang
Penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan persyaratan dalam perjanjian jual beli saham bersyarat, termasuk persetujuan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Bank Mandiri menjelaskan, divestasi ini merupakan bagian dari upaya penataan atau streamlining perusahaan asuransi jiwa di bawah supervisi PT Danantara Asset Management. Langkah tersebut bertujuan memperkuat industri asuransi jiwa melalui konsolidasi perusahaan di bawah IFG sebagai induk usaha asuransi milik negara.
Berdasarkan laporan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan (KJPP NDR), nilai pasar 20% saham Inhealth milik Bank Mandiri per 30 Juni 2026 mencapai Rp 403,56 miliar. Sementara itu, nilai pasar hak opsi jual (put option) atas saham tersebut tercatat sebesar Rp 154,71 miliar.
Adapun laporan pendapat kewajaran yang diterbitkan KJPP NDR pada 23 Oktober 2026 menyimpulkan bahwa rencana transaksi senilai Rp 570 miliar tersebut wajar.
Bank Mandiri menyatakan transaksi ini bukan merupakan transaksi material karena nilainya setara dengan 0,19% dari ekuitas perusahaan per 30 Juni 2026. Dengan demikian, transaksi tersebut tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Baca Juga: Plafon Ditambah Rp 500 Triliun, Kredit UMKM Berpeluang Tumbuh Meski Selektif
Setelah transaksi selesai, seluruh saham Inhealth yang ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 1 juta lembar saham akan dimiliki IFG Life.
Bank Mandiri juga menegaskan, transaksi afiliasi tersebut telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum serta tidak mengandung benturan kepentingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














