kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.126   -76,00   -0,42%
  • IDX 5.143   -139,03   -2,63%
  • KOMPAS100 665   -20,46   -2,98%
  • LQ45 524   -15,55   -2,88%
  • ISSI 172   -4,52   -2,56%
  • IDX30 294   -8,58   -2,83%
  • IDXHIDIV20 395   -10,36   -2,56%
  • IDX80 77   -2,30   -2,91%
  • IDXV30 109   -2,66   -2,37%
  • IDXQ30 99   -2,68   -2,63%

Bank Mandiri Akan Melepas 20% Saham Inhealth ke IFG Life, Nilainya Rp 570 Miliar


Kamis, 29 Oktober 2026 / 10:35 WIB
Bank Mandiri Akan Melepas 20% Saham Inhealth ke IFG Life, Nilainya Rp 570 Miliar
ILUSTRASI. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana melepas 20% sahamnya di PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) kepada PT Asuransi Jiwa IFG.(KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) berencana melepas 20% sahamnya di PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) kepada PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dengan nilai transaksi Rp 570 miliar.

Rencana divestasi tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli saham bersyarat yang ditandatangani Bank Mandiri dan IFG Life pada 26 Oktober 2026. Bank Mandiri mengungkapkan transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena kedua perusahaan berada di bawah pengendalian tidak langsung negara melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Dalam keterbukaan informasi BEI pada 28 Oktober 2026, Bank Mandiri menyebutkan saham yang akan dialihkan sebanyak 200.000 lembar, setara dengan 20% ekuitas Inhealth. Harga yang disepakati mencapai Rp 2,85 juta per saham.

Baca Juga: Kredit UMKM Mulai Meningkat, Target Pertumbuhan 7%–9% Masih Menantang

Penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan persyaratan dalam perjanjian jual beli saham bersyarat, termasuk persetujuan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Bank Mandiri menjelaskan, divestasi ini merupakan bagian dari upaya penataan atau streamlining perusahaan asuransi jiwa di bawah supervisi PT Danantara Asset Management. Langkah tersebut bertujuan memperkuat industri asuransi jiwa melalui konsolidasi perusahaan di bawah IFG sebagai induk usaha asuransi milik negara.

Berdasarkan laporan penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan (KJPP NDR), nilai pasar 20% saham Inhealth milik Bank Mandiri per 30 Juni 2026 mencapai Rp 403,56 miliar. Sementara itu, nilai pasar hak opsi jual (put option) atas saham tersebut tercatat sebesar Rp 154,71 miliar.

Adapun laporan pendapat kewajaran yang diterbitkan KJPP NDR pada 23 Oktober 2026 menyimpulkan bahwa rencana transaksi senilai Rp 570 miliar tersebut wajar.

Bank Mandiri menyatakan transaksi ini bukan merupakan transaksi material karena nilainya setara dengan 0,19% dari ekuitas perusahaan per 30 Juni 2026. Dengan demikian, transaksi tersebut tidak memerlukan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca Juga: Plafon Ditambah Rp 500 Triliun, Kredit UMKM Berpeluang Tumbuh Meski Selektif

Setelah transaksi selesai, seluruh saham Inhealth yang ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 1 juta lembar saham akan dimiliki IFG Life.

Bank Mandiri juga menegaskan, transaksi afiliasi tersebut telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum serta tidak mengandung benturan kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×