kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Kredit UMKM Mulai Meningkat, Target Pertumbuhan 7%–9% Masih Menantang


Kamis, 29 Oktober 2026 / 06:36 WIB
Kredit UMKM Mulai Meningkat, Target Pertumbuhan 7%–9% Masih Menantang
ILUSTRASI. Kredit sektor UMKM mulai meningkat meski pertumbuhannya masih di bawah target yang berada di kisaran 7%–9% hingga akhir tahun ini. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Aura Putri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mulai meningkat meski pertumbuhannya masih di bawah target 7%–9% hingga akhir tahun ini.

Mengutip Analisis Uang Beredar Bank Indonesia (BI), kredit UMKM per September 2026 tumbuh 2,7% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 1.539,2 triliun. Realisasi itu lebih tinggi dibanding kredit UMKM pada Agustus 2026 yang sebesar 2,3% YoY.

Guna mendongrak pertumbuhan kredit UMKM pada tahun depan, pemerintah berencana meningkatkan plafon kredit perbankan untuk sektor UMKM sebesar Rp 400 triliun hingga Rp 500 triliun pada 2027.

Baca Juga: Kredit Properti Tumbuh 16,4% pada September 2026

Dengan penambahan tersebut total plafon kredit UMKM meningkat dari Rp 1.500 triliun menjadi sekitar Rp 1.900 triliun hingga Rp 2.000 triliun di tahun depan.

Memang, pada kuartal III-2026, perbankan masih terus membukukan pertumbuhan cukup tinggi pada kredit UMKM.

Lihat saja, PT Bank Mandiri Tbk mencatat kredit ekosistem turunan yang mencakup segmen SME, mikro, dan konsumer mencapai Rp 174 triliun atau tumbuh 9% YoY.

Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan, pada usaha mikro, kredit non-subsidi Bank Mandiri mencapai Rp 31,2 triliun atau tumbuh 12,9% YoY.

"Pembiayaan ini telah menjangkau 37 provinsi, memperluas dukungan bagi usaha produktif dan kegiatan ekonomi masyarakat," ujar Timothy dalam paparan kinerja kuartal III-2026, Jumat (23/10/2026).

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat kredit UKM mencapai Rp 149,2 triliun atau naik 15,4% YoY pada kuartal III-2026.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, BCA berkomitmen menyalurkan kredit ke beragam sektor untuk mendukung perekonomian nasional, dengan senantiasa mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perseroan.

Baca Juga: Kredit Tumbuh Dua Digit, Bank Besar Tetap Jaga Kualitas Aset hingga Kuartal III

"Penyaluran pembiayaan juga salah satunya ditopang BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest 2026 yang melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha," ujar Hendra dalam laporan kinerja kuartal III, Selasa (27/10/2026).

Di sisi lain, PT Bank Permata Tbk juga mencatat pertumbuhan kredit UKM sebesar 16,6% hingga kuartal III 2026. Di mana, penyaluran kredit UKM mencapai Rp 6,9 triliun di akhir September 2026.

Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli mengatakan, bank berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pembiayaan inklusif dan berdampak sosial.

"Pembiayaan tersebut disalurkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan investasi nasabah," ujar Meliza dalam keterangan resmi, Rabu (28/10/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×