kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bank Mandiri bidik kartu kredit tumbuh 10%


Selasa, 25 April 2017 / 20:14 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bisnis kartu kredit akan diketatkan kembali oleh Bank Indonesia (BI) dengan pemangkasan bunga menjadi 2,25% dari posisi sekarang 2,95%. Namun, PT Bank Mandiri Tbk tak khawatir dengan rencana penurunan bunga kartu kredit tersebut, karena konstribusi pendapatan dari bisnis tersebut tak terlalu tinggi terhadap perolehan laba perusahaan.

Siddiq Badrudin, Direktur Manajamen Risiko dan Kepatuhan Bank Mandiri mengatakan, pihaknya akan mendorong pengguna kartu kredit menjadi kategori revolver atau pembayar tagihan minimum, sehingga akan ada kontribusi pendapatan bunga kredit. “Dengan bunga yang rendah maka kami akan menaikan porsi revolver,” ucapnya.

Aturan yang ketat pada bisnis kartu kredit diiringi dengan perlambatan daya beli konsumer, maka Bank Mandiri hanya menargetkan pertumbuhan kartu kredit sebesar 10% pada tahun ini. Siddiq menambahkan, perusahaan mengincar penambahan 80.000 kartu kredit baru setiap kuartal dari posisi penerbitan 4,5 juta kartu kredit di kuartal I-2017.

Bank pelat merah ini mencatat bisnis kartu kredit tumbuh 3,20% menjadi Rp 9,04 triliun per kuartal I-2017 dibandingan posisi Rp 8,76 triliun per kuartal I-2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×