kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.119   36,00   0,20%
  • IDX 6.162   70,74   1,16%
  • KOMPAS100 808   11,82   1,49%
  • LQ45 616   9,78   1,61%
  • ISSI 213   2,54   1,21%
  • IDX30 347   5,86   1,72%
  • IDXHIDIV20 428   5,53   1,31%
  • IDX80 92   1,39   1,53%
  • IDXV30 117   1,25   1,09%
  • IDXQ30 111   1,82   1,67%

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 Triliun terhadap 162.000 UMKM di Semester I 2026


Kamis, 30 Juli 2026 / 14:06 WIB
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 Triliun terhadap 162.000 UMKM di Semester I 2026
ILUSTRASI. PT Bank Mandiri Tbk catatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 21,41 triliun hingga 30 Juni 2026, atau 52,21% dari target. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Mandiri  Tbk (BMRI) mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 21,41 triliun hingga 30 Juni 2026, atau 52,21% dari target tahunan Rp 41 triliun, dengan kualitas kredit yang terjaga.

Penyaluran ini menjangkau lebih dari 162.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia, sekaligus mempertegas peran bank berlogo pita emas ini sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Pencapaian tersebut sejalan dengan kampanye "Nyaman Bersama Mandiri" yang mengedepankan kemudahan akses, proses pengajuan yang sederhana, dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi nasional. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Bank Mandiri untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, mengatakan realisasi KUR ini menjadi wujud penguatan ekosistem penggerak ekonomi negeri.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 7,35 Triliun hingga Februari 2026

"Kami ingin pelaku UMKM merasakan kemudahan, baik dari sisi akses pembiayaan maupun pendampingan agar usaha mereka naik kelas. Ini juga peran kami sebagai mitra usaha jangka panjang," ujar Saptari dalam keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

Saptari merinci, penyaluran KUR didominasi sektor produksi sebesar 63,92% atau setara Rp13,68 triliun, sementara sektor non-produksi menyerap 36,08% atau Rp7,72 triliun.

Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan porsi 33,08%, disusul jasa produksi 21,75%. Komposisi ini menunjukkan sinergi yang terintegrasi antara UMKM dan sektor produktif bernilai tambah tinggi.

Perluasan basis nasabah turut menjadi capaian penting pada periode ini. Hingga akhir Juni 2026, realisasi KUR kepada debitur baru mencapai 116.000 debitur atau 52,51% dari target 220.000 debitur baru sepanjang 2026.

Cakupan ini menandakan akselerasi yang bertumbuh dalam menjangkau pelaku usaha yang sebelumnya belum tersentuh pembiayaan formal, sekaligus memperluas ekonomi produktif di berbagai daerah.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 17,77 Triliun hingga Mei 2026

Selain UMKM, Bank Mandiri turut mendukung program prioritas pemerintah, termasuk Program 3 Juta Rumah. Hingga Juni 2026, perseroan menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) sisi demand senilai Rp839,99 miliar kepada 3.167 debitur.

Fasilitas ini menyasar pelaku UMKM yang membutuhkan pembiayaan untuk pembelian, pembangunan, atau renovasi rumah guna menunjang usahanya.

Adapun secara kumulatif, sejak tahun 2008 hingga 30 Juni 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp324,65 triliun kepada 3,75 juta debitur di seluruh Indonesia.

Konsistensi tersebut memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai salah satu penyalur KUR terbesar yang terus mendukung pemerataan akses pembiayaan produktif.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Bank Mandiri terus memperkuat strategi pembiayaan berbasis ekosistem dengan pendekatan closed-loop yang menghubungkan UMKM dengan pelaku usaha di sepanjang rantai nilai, mulai dari pemasok, distributor, agregator hingga off-taker.

Lewat sinergi layanan tersebut, penyaluran pembiayaan diharapkan semakin tepat sasaran serta mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha secara berkelanjutan.

Baca Juga: Bank Mandiri Dorong Skema Kredit UMKM Berbasis Ekosistem Guna Percepat Penyaluran KUR

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri turut memperkuat model bisnis BUMN yang semakin adaptif dan kolaboratif dalam mendukung perekonomian nasional.

Ke depan, perseroan akan terus memperluas akses pembiayaan produktif melalui jaringan layanan, kanal digital, dan penguatan literasi keuangan agar semakin banyak UMKM naik kelas, dengan semangat Melayani Sepenuh Hati sebagai landasan menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan berdampak. 

"Kolaborasi yang semakin erat dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan ini akan mempercepat penguatan sektor produktif nasional. Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan pembiayaan yang sehat dan berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan upaya kami menjadi ekosistem penggerak ekonomi negeri," tutup Saptari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×