kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.066   26,82   0,44%
  • KOMPAS100 796   6,88   0,87%
  • LQ45 604   5,34   0,89%
  • ISSI 210   0,37   0,17%
  • IDX30 342   3,12   0,92%
  • IDXHIDIV20 426   3,96   0,94%
  • IDX80 91   0,73   0,81%
  • IDXV30 116   0,57   0,49%
  • IDXQ30 110   0,97   0,89%

Bank Mandiri targetkan komisi dari wealth mangement bisa menembus Rp 700 miliar


Senin, 05 Agustus 2019 / 21:40 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

SVP Wealth Management Bank Mandiri Elina Wirjakusuma menaambahkan, saat ini dari total FUM Bank Mandiri, sebanyak 70% masih berada di liabilitas atau dana pihak ketiga (DPK).

Sementara 30% tersebar di instrumen investasi yang terbagi menjadi dua produk besar yakni reksadana dan surat berharga.

Walau tidak merinci secara detail, khusus untuk dana kelolaan di luar DPK, peningkatannya hampir selalu dua digit setiap tahun. "Tahun ini kami ekspektasi bisa mencapai Rp 210 triliun sampai Rp 215 triliun total FUM Bank Mandiri," terangnya.

Baca Juga: Kepala Bappenas memprediksi pertumbuhan ekonomi di 2019 sebesar 5,1%

Sementara dari sisi nasabah, secara historis pihaknya mencatat penambahan nasabah sebanyak 2.000 per tahun. "Kalau dari pendapatan (FBI) sejak tahun 2014-2018 pertumbuhannya sekitar 20% per tahun, kami ekspektasi bisa lebih tinggi lagi tahun ini," sambung Elina.

Untuk mencapai target pertumbuhan tersebut, Bank Mandiri juga telah melakukan sinergi dengan anak perusahaan yakni PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) dan PT Mandiri Sekuritas (Mansek) serta memanfaatkan jaringan perusahaan di luar negeri seperti cabang Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×