kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bank Mandiri Targetkan Transaksi QRIS Tumbuh 150% pada Tahun Ini


Kamis, 11 Mei 2023 / 15:21 WIB
Bank Mandiri Targetkan Transaksi QRIS Tumbuh 150% pada Tahun Ini
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan menggunakan aplikasi mobile banking sebelum melakukan perjalanan di Tangerang Selatan, Rabu (26/4/2023). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan transaksi QRIS di atas 150% secara tahunan di tahun 2023.

Manajemen mengaku sebagai bank yang sangat fokus terhadap perkembangan transaksi, Bank Mandiri optimistis dapat mencapai target tersebut mengingat capaian yang telah diperoleh sebelumnya.

Bank Mandiri mencatat peningkatan yang signifikan hingga April 2023 dimana lebih dari 25 juta transaksi dengan nominal transaksi hampir mencapai Rp 4 triliun dari jumlah total merchant QRIS per April 2023 yang sebanyak 5,7 juta merchant.

Di sisi lain QRIS cross border Bank Mandiri belum sebanding dengan jumlah transaksi QRIS domestik. 

Baca Juga: Bank Banten (BEKS) Catat Rugi Rp 28,66 Miliar di Kuartal I-2023

"Transaksi QR cross border masih belum sebesar transaksi QRIS domestik, tapi kami bersama BI dan anggota industri lainnya secara konsisten melakukan edukasi agar transaksi QR cross border bisa terus meningkat,” kata Thomas Wahyudi SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri kepada Kontan.

Thomas mengatakan untuk dapat mengimbangi target tersebut, Bank Mandiri menargetkan untuk mengakuisisi lebih dari 6,5 juta merchant di tahun 2023.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk target penambahan merchant ini adalah dengan melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat QRIS, melakukan program promosi khusus pembayaran QRIS Livin by Mandiri, dan rangkaian program promosi lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×