kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.882   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.995   60,15   0,76%
  • KOMPAS100 1.128   11,02   0,99%
  • LQ45 818   2,35   0,29%
  • ISSI 282   4,49   1,62%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,30   -0,64%
  • IDX80 126   0,89   0,71%
  • IDXV30 139   0,12   0,09%
  • IDXQ30 138   -0,67   -0,48%

Bank OCBC NISP merasa nyaman di BUKU 3


Rabu, 17 Desember 2014 / 19:55 WIB
Bank OCBC NISP merasa nyaman di BUKU 3
ILUSTRASI. Aktivitas alat berat pada lahan tambang nikel PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama (Bumanik) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank OCBC NISP tidak gencar meningkatkan permodalan untuk mencapai bank kelompok BUKU 4. Pasalnya, perusahaan masih dapat berekspansi bisnis seperti bank lain, meskipun OCBC NISP ada di kelompok bank BUKU 3 dengan modal Rp 15 triliun.

“Keuntungan untuk bank BUKU 4 adalah buka cabang keluar negeri. Sedangkan, kami sudah ekspansi ke sana dengan cabang-cabang OCBC,” kata Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP, pada acara temu wartawan, Rabu (17/12).

Ke depan, perusahaan akan meningkatkan bisnis di dalam negeri, karena potensinya masih besar, tercermin dari margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) yang mencapai 4%-5%, bahkan ada yang dua digit. Angka NIM ini bank di Indonesia lebih tinggi ketimbang negara ASEAN lainnya.

Lanjutnya, bank milik investor Singapura ini membidik pertumbuhan kredit sebesar 15%-20% pada tahun 2014, sedangkan dana pihak ketiga (DPK) akan menyesuaikan pertumbuhan yang seimbang dengan kredit. “Porsi kredit ritel akan menjadi mayoritas di OCBC NISP,” tambahnya,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×