kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.966   53,00   0,30%
  • IDX 5.717   73,96   1,31%
  • KOMPAS100 739   11,58   1,59%
  • LQ45 560   6,97   1,26%
  • ISSI 199   2,60   1,32%
  • IDX30 318   3,26   1,04%
  • IDXHIDIV20 391   1,58   0,41%
  • IDX80 84   1,14   1,37%
  • IDXV30 107   0,02   0,02%
  • IDXQ30 103   0,74   0,73%

Bank Pelat Merah Ramai-Rama Gelar RUPSLB Jelang Akhir Tahun, Apa Agendanya?


Selasa, 11 November 2025 / 21:12 WIB
Bank Pelat Merah Ramai-Rama Gelar RUPSLB Jelang Akhir Tahun, Apa Agendanya?
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi melalui ATM salah satu bank Himbara di Jakarta, Kamis (20/1/2022).Menjelang akhir tahun, bank-bank milik negara kompak memiliki agenda besar yakni menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).


Reporter: Adrianus Octaviano, Titis Nurdiana | Editor: Noverius Laoli

Amin hanya bilang nantinya Danantara mungkin akan lebih leluasa dalam mengontrol bank-bank yang dimilikinya tersebut. Ia melihat pengawasan yang dilakukan oleh Danantara tidak hanya akan sebatas strategis saja, tapi akan menyentuh aspek teknis.

“Termasuk laporan keuangan, semoga bisa memperbaiki kondisi saat ini,” ujarnya

Meski demikian, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus memberikan catatan bahwa perlu diingat bahwa tidak hanya peralihan secara resmi saja yang dilakukan.

Baca Juga: Ini Bank Himbara yang Sudah Menaikkan Bunga Deposito USD Jadi 4%

Namun, ia bilang Danantara perlu juga terbuka dengan rencana-rencana strategis apa saja yang akan dilakukan terhadap bank-bank ini.

Nico bilang selama ini pelaku pasar ini dipenuhi dengan ketidakpastian terkait rencana ke depan terhadap bank pelat merah. Alhasil, kondisi tersebut yang menyebabkan saham-saham bank dipenuhi tekanan.

Ambil contoh, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang sejak awal tahun turun 17,89% menjadi Rp 4.680 per saham. Sama halnya dengan BBRI yang menjadi bank dengan laba terbesar di antara bank milik negara juga telah turun 4,66% sejak awal tahun menjadi Rp 3.890 per saham.

“Kejelasan dari Danantara bisa jadi katalis penting untuk pelaku pasar menghitung bagaimana kinerja bank-bank ini di tahun depan,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×