Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) telah menyelesaikan pelaksanaan program pembelian kembali saham (buyback) yang dijalankan sepanjang 2025 hingga Juni 2026. Perseroan merealisasikan pembelian kembali sebanyak 10,82 juta saham dengan nilai pembelian sekitar Rp 2,06 miliar.
Mengacu pada keterbukaan informasi di BEI, Kamis (16/7), Bank Raya menyampaikan, program buyback tersebut telah berakhir pada 25 Juni 2026 sesuai periode pelaksanaan yang diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia menyampaikan, buyback dilaksanakan berdasarkan persetujuan OJK dan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 yang digelar pada 25 Juni 2025.
Baca Juga: Tak Hanya Andalkan Nasabah Internasional, Bank Asing Perluas Pembiayaan Domestik
Dalam pelaksanaannya, perseroan membeli kembali 10.818.300 saham dengan harga rata-rata Rp190 per saham.
"Realisasi buyback 2025 sampai dengan periode Juni 2026 adalah sebanyak 10.818.300 lembar saham dengan total nominal Rp 2.055.462.687," tulis manajemen Bank Raya dalam keterbukaan informasi.
Selain nilai pembelian saham, Bank Raya juga mengeluarkan biaya pelaksanaan buyback sebesar Rp660,50 juta. Dengan demikian, total dana yang digunakan dalam program tersebut mencapai sekitar Rp 2,72 miliar.
Adapun anggaran buyback yang disetujui dalam RUPST mencapai maksimal Rp20 miliar, termasuk biaya transaksi dan pajak. Hingga program berakhir, perseroan masih menyisakan anggaran sekitar Rp17,28 miliar yang tidak terealisasi.
Sepanjang pelaksanaan buyback, transaksi dilakukan secara bertahap sejak 19 Desember 2025 hingga 5 Juni 2026.
Pembelian terbesar terjadi pada 30 Desember 2025 sebanyak 2,14 juta saham, disusul transaksi 17 Maret 2026 sebanyak 1,91 juta saham dan 29 Mei 2026 sebanyak 1,82 juta saham.
Baca Juga: BRI Insurance Lakukan Pembayaran Klaim Asuransi Alat Berat
Secara keseluruhan, jumlah saham yang berhasil dibeli kembali setara dengan sekitar 10,3% dari jumlah saham yang direncanakan untuk dibeli berdasarkan persetujuan RUPST.
Program buyback tersebut merupakan bagian dari upaya perseroan dalam mendukung pengelolaan struktur permodalan dan memberikan fleksibilitas terhadap pengelolaan saham treasuri sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
