kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Bank Sampoerna Yakin, Bisa Memenuhi Ketentuan Permodalan di 2022, Ada Beberapa Opsi


Minggu, 01 Mei 2022 / 08:00 WIB
Bank Sampoerna Yakin, Bisa Memenuhi Ketentuan Permodalan di 2022, Ada Beberapa Opsi


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Xendit resmi menjadi pemegang saham PT Bank Sahabat Sampoerna sebesar 14,96%. Setelah ada investor baru tersebut, modal inti Bank Sampoerna meningkat. Modal ini untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2021, modal inti Bank Sampoerna baru Rp 2,05 triliun. Jumlah ini masih di bawah ketentuan OJK yang mewajibkan bank umum memiliki modal inti minimum Rp 3 triliun pada 2022.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna Henky Suryaputra mengatakan perseroan memiliki banyak opsi untuk memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp 3 triliun pada tahun ini. 

Untuk memenuhi Rp 500 miliar, banyak opsi yang bisa ditempuh. Ada melalui penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO). Bisa juga dari pemegang saham, yakni Grup Sampoerna. "Jadi pemenuhan modal yang tinggal Rp 500 miliar itu no issue," kata Henky, Rabu (27/4). Bank Sampoerna yakin bisa menggenapi modal inti Rp 3 triliun tahun ini

Setelah masuknya Xendit, saham PT Sampoerna Investama terdilusi menjadi 64,24%. Kepemilikan saham PT Cakrawala Mulia Prima (bagian dari Alfa Group) juga ikut tergerus menjadi 14,28%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×