kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bank Syariah Bukopin jaga likuiditas FDR di level 92%


Senin, 29 Januari 2018 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Layanan Bank Bukopin Syariah


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Syariah Bukopin akan lebih fokus menjaga financing to deposit ratio (FDR) di angka 92%. Bank akan menyesuaikan penyaluran pembiayaan dengan dana simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) agar FDR efisien.

“Di akhir tahun 2017, kami ada pelunasan dari pembiayaan debitur multifinance sebesar Rp 900 miliar sehingga FDR turun ke 84%. Oleh karena itu kami akan fokus untuk penyaluran pembiayaan agar likuiditas lebih terjaga posisinya di level 92%,” ujar Saidi Mulia Lubis, Direktur Utama Bank Syariah Bukopin saat ditemui di kantor pusat Bukopin, Senin (29/1).

Saidi menjelaskan, posisi dana murah yaitu dari tabungan dan giro (CASA) Bank Syariah Bukopin memang belum besar, yakni masih sekitar 17%. Targetnya, CASA di tahun 2018 bisa mencapai 25%.

“Kami juga sudah membuat banyak program dan layanan digital agar posisi CASA terdorong. Saat ini transaksi dari sisi nominal masih didominasi di transaksi teller," katanya. Dari catatan Saidi, deposan retail sudah mulai bertransaksi ke arah digital. Sekitar 20% frekuensi perbankan sudah di online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×