kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bankir cermati perkembangan fintech di bisnis wealth management


Rabu, 14 Maret 2018 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi fintech bagi santri


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir mengaku sedang mengamati perkembangan financial technology (fintech) di bidang wealth management. Hal ini agar bank bisa menentukan strategi di bisnis ini ke depannya.

Santoso Direktur BCA bilang dalam beberapa tahun terakhir mulai ada beberapa fintech tentang personal financial management. "Namun arahnya adalah alat untuk memanage kekayaan bukan untuk jualan produk wealth management," kata Santoso kepada Kontan.co.id, Rabu (14/3).

Untuk transaksi penjualan produk wealth management biasanya bank harus tetap melakukan tatap muka. Saat ini menurut catatan BCA beberapa fintech yang banyak ada di Indonesia adalah terkait pembayaran, transfer dan peer to peer lending.

Senada, Lani Darmawan, Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga juga mencatat beberapa produk wealth management yang sudah ada di market. "Sepertinya sudah ada beberapa di market," kata Lani kepada Kontan.co.id, Rabu (14/3).

Sebelumnya, persaingan antara bank dan fintech tak hanya di bidang transaksi dan penyaluran pembiayaan saja. Diproyeksi pada 2025 mendatang beberapa bisnis ritel bank juga diproyeksi bisa tergerus fintech.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×