kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bankir optimistis pendapatan non bunga bisa tumbuh tinggi, berikut penopangnya


Senin, 27 Agustus 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Gerai penukaran mata uang Bank BTN


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bankir optimistis pendapatan non bunga mampu tumbuh tinggi di tahun ini. Hingga akhir tahun, pendapatan non bunga diharapkan bisa tumbuh di atas 20% secara tahunan atau year on year (yoy).

Iman Nugroho Soeko, Direktur Bank BTN mengatakan, ada beberapa bisnis yang berkontribusi terhadap kenaikan fee based seperti biaya admin dan wealth manajemen.

"Penjualan sukuk, ORI dan bancaasurance juga menjadi salah satu sumber fee based yang cukup besar," kata Iman kepada kontan.co.id, Senin (27/8).

Secara umum bisnis transaksi BTN menyumbang fee based cukup tinggi dibandingkan dengan non transaksional banking. BTN berharap ke depan fee based bisa menjadi salah satu sumber pendapatan alternatif bank.

Vera Eve Lim, Direktur Keuangan BCA bilang salah satu sumber fee based BCA adalah dari transaksional banking.

Sebagai gambaran saja, sampai Juni 2018 pendapatan fee dan komisi BCA sebesar Rp 7,7 triliun lebih tinggi dari periode sama tahun 2017 yang sebesar Rp 7,04 triliun.

Pendapatan fee based sampai Juni 2018mayoritas disumbang dari fee dan komisi sebesar Rp 5,5 triliun, sedangkan Rp 2,2 triliun dari keuntungan trading dan forex.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×