kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BCA Hadirkan Aplikasi Merchant Khusus Bagi Pelaku Usaha, Ini Kegunaannya


Sabtu, 02 Maret 2024 / 18:22 WIB
BCA Hadirkan Aplikasi Merchant Khusus Bagi Pelaku Usaha, Ini Kegunaannya


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Central Asia Tbk (BCA) terus melakukan inovasi layanan berbasis digital. Tidak hanya memperkuat kapabilitas aplikasi digital andalannya yang sudah ada, bank swasta terbesar di Tanah Air ini juga tak henti mengembangkan platform baru untuk melayani kebutuhan nasabahnya. 

Tahun ini, BCA menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di bidang teknologi informasi (TI) lebih dari Rp 8 triliun. “Dana tersebut akan digunakan untuk memelihara platform TI yang sudah dimiliki bank dan juga pengembangan platform-platform baru,” ungkap Santoso Liem, Direktur BCA, saat ditemui KONTAN, Sabtu (2/3).

Inovasi terbaru yang dilakukan BCA adalah dengan meluncurkan aplikasi Merchant BCA. Aplikasi ini didesain sebagai solusi terdepan yang dirancang untuk memberdayakan bisnis dari berbagai skala, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan saat perhelatan BCA Expoversary 2024 pada 2 Maret 2024. Santoso menjelaskan, pengembangan Merchant App tersebut sudah dilakukan sejak tiga tahun yang lalu. Awalnya, aplikasi hanya untuk memudahkan merchant melakukan penambahan mesin EDC, mendaftar QRIS, dan hal umum lainnya. 

Namun, dalam perkembangannya banyak masalah yang dihadapi merchant yang memang memerlukan solusi. Mulai dari masalah sinyal, kehabisan kertas, merchant perlu menambah kasir secara penjualan meledak pada momentum-momentum tertentu, dan pengusaha kesulitan memantau transaksi seiring bertambahnya toko yang dimiliki.  “Dari kendala-kendala tersebut,  kemudian kami lakukan pengembangan hingga akhirnya dirasa sempurna untuk kemudian resmi diluncurkan,”  kata Santoso. 

Santoso menjelaskan, aplikasi Merchant BCA menawarkan fitur merchant care yang memberikan informasi dan solusi terkait EDC atau QRIS selama 24 jam dalam 7 hari penuh. Selain itu, juga memudahkan merchant untuk mengajukan pelaporan kendala melalui aplikasi, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh BCA.

Kemudian terdapat fitur manajemen user. Lewat fitur ini, aplikasi merchant BCA juga dapat dengan leluasa mengatur hak akses untuk kebutuhan berbagai fungsi user, mulai dari super admin (owner), admin, finance, hingga hak akses untuk user kasir.

Baca Juga: BCA Digital Tingkatkan Porsi Penyaluran Kredit Melalui Channeling

Selanjutnya, aplikasi tersebut memberikan platform yang ramah pengguna untuk mengelola transaksi keuangan dengan lancar. Mulai dari cek transaksi EDC BCA & QRIS secara real-time hingga pemantauan pendapatan secara real-time. Mitra merchant kini dapat melihat gambaran menyeluruh tentang transaksi keuangan mereka, sehingga memberdayakan mereka untuk membuat keputusan yang terinformasi. 

Santoso bilang, aplikasi Merchant BCA ini tidak hanya mempermudah operasional merchant, tetapi juga membatu pemilik usaha untuk bisa melakukan analisis terhadap data-data perkembangan  transaksi penjualan. “Dari data-data itu, pemilik usaha bisa mengetahui pola transaksi di merchant. Jadi ada data analytic yang bisa mereka pakai untuk melakukan pengembangan usaha selanjutnya secara terukur,” imbuhnya. 

Saat ini, BCA tercatat telah bekerja sama dengan 1,4 juta merchant. Adapun pengguna aplikasi merchant saat diluncurkan sudah mencapai 130.000 yang didominasi oleh merchant makanan dan minuman.

Santoso berharap seluruh mitra merchant BCA bisa menggunakan aplikasi merchant tersebut. Sehingga penjualan mereka bisa semakin berkembang ke depan dan tentunya akan berkontribusi mendorong penyaluran kredit BCA. 

Baca Juga: BCA Syariah Catatkan Pembiayaan Konsumer Rp 821 Miliar pada Tahun Lalu

Santoso mengatakan, BCA akan selalu berupaya menyediakan pelayanan terbaik bagi segenap nasabah tercinta, termasuk nasabah bisnis. Oleh karena itu, BCA senantiasa berinovasi tidak hanya dari sisi business to consumer (B2C), namun juga pada segmen business to business (B2B). 

Selain aplikasi Merchant, BCA juga akan mengembangkan satu platform digital baru lagi yang akan mrmungkinan pengusaha bisa berinteraksi dałam satu ekosistem. “Pengembangan platform sudah dimulai tahun ini, tapi peluncurannya tentu akan menunggu waktu penyempurnaan seperti halny aplikasi merchant,” pungkas Santoso. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×