kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Berisiko tinggi, asuransi untuk perusahaan tekstil libatkan beberapa penanggung


Senin, 05 Agustus 2019 / 22:20 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengoperasian perusahaan tekstil rentan akan risiko kebakaran. Untuk menghindari hal tersebut, pelaku usaha tekstil menggunakan produk asuransi kerugian guna menjaga persediaan bahan baku dan mesin di pabrik.

Namun mengkover perusahaan tektil tidak kecil. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody A.S. Dalimunthe mengungkapkan untuk mengkover perusahaan tekstil biasanya menggunakan skema koasuransi atau pertanggungan asuransi dikover oleh lebih dari satu penanggung.

Baca Juga: Lima produk unitlinknya catat hasil positif di bulan Juli, ini kata Avrist Assurance

“Biasanya kalau tekstil tidak bisa sendiri, tapi koasuransi. Teknisnya polis yang diterbitkan oleh leader koasuransi, namun semua pemberi koasuransi bertanggung jawab sesuai bagiannya masing-masing,” kata Dody kepada Kontan.co.id, Senin (5/8).

Karena jumlah dikover besar, biasanya asuransi yang dilibatkan masih satu grup dengan kreditur perusahaan tekstil. Misalnya saja, perbankan yang punya perusahaan asuransi.

Meski demikian tidak semua okupasi tekstil menggunakan kosuransi karena ada yang dikover oleh satu penanggung. Namun dengan tipikal pertanggungan berisiko tinggi seperti tekstil, penggunaan koasuransi sebagai cara memitigasi dan penyebaran risiko.

Baca Juga: Bakal menggenggam saham LinkAja, Angkasa Pura II lakukan due diligence

Untuk besaran yang ditanggung asuransi, tergantung dari prefensi penanggung mulai dari profil risiko yang dikover dan risk appetite para penanggung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×