kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

BI Catat Transaksi QRIS Cross Border Tembus 7,6 Juta, Kini Bisa Dipakai di 5 Negara


Rabu, 01 April 2026 / 15:37 WIB
BI Catat Transaksi QRIS Cross Border Tembus 7,6 Juta, Kini Bisa Dipakai di 5 Negara
ILUSTRASI. BI Catat Transaksi QRIS Cross Border Tembus 7,6 Juta, Kini Bisa Dipakai di 5 Negara (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia mencatat total transaksi QRIS lintas negara telah menembus 7,6 juta transaksi seiring ekspansi kerja sama internasional. Terbaru, QRIS cross border resmi diperluas ke Korea Selatan, sehingga kini dapat digunakan di lima negara yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, merinci transaksi inbound ke Indonesia mencapai 5,9 juta transaksi, sementara outbound atau transaksi warga Indonesia di luar negeri tercatat 1,7 juta transaksi.

“Capaian ini mencerminkan bahwa QRIS antarnegara merupakan solusi relevan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Filianingsih dalam peluncuran QRIS Indonesia–Korea Selatan di Gedung BI, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: OJK Prediksi Ketidakpastian Ekonomi Berdampak ke NIM Bank

Ia menambahkan, masuknya Korea Selatan semakin memperkuat konektivitas pembayaran regional. BI juga menargetkan perluasan kerja sama ke negara lain, termasuk Tiongkok dalam waktu dekat.

Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian dari agenda regional payment connectivity untuk mendorong integrasi ekonomi dan menekan friksi transaksi lintas negara.

QRIS lintas negara dinilai tidak hanya memperkuat sistem pembayaran internasional, tetapi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif.

Kerjasama dengan Korea Selatan sendiri terjalin melalui kolaborasi dengan Bank of Korea dan menjadi salah satu implementasi tercepat.

Selain mempermudah transaksi, implementasi ini juga membuka peluang ekonomi di sektor pariwisata, perdagangan, serta UMKM, sekaligus memperluas akses pasar regional dan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×