kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.917.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.789   -61,00   -0,36%
  • IDX 8.975   24,32   0,27%
  • KOMPAS100 1.244   9,59   0,78%
  • LQ45 882   8,84   1,01%
  • ISSI 330   0,91   0,28%
  • IDX30 451   1,60   0,36%
  • IDXHIDIV20 533   1,62   0,31%
  • IDX80 138   1,09   0,79%
  • IDXV30 147   -0,35   -0,24%
  • IDXQ30 145   0,87   0,61%

BTN Bidik Pertumbuhan QRIS Cross Border Meningkat 50% pada 2026


Senin, 26 Januari 2026 / 17:05 WIB
BTN Bidik Pertumbuhan QRIS Cross Border Meningkat 50% pada 2026
ILUSTRASI. Nasabah bertransaksi di BTN Digital Store (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemanfaatan layanan QRIS cross border PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menunjukkan pertumbuhan pesat sejak pertama kali diluncurkan pada April 2025. Layanan pembayaran lintas negara ini kian diminati, baik oleh nasabah Indonesia yang bertransaksi di luar negeri maupun wisatawan mancanegara yang melakukan pembayaran di dalam negeri.

BTN mencatat, hingga Desember 2025, jumlah dan volume transaksi QRIS cross border per kuartal melonjak lebih dari 300%.

"Capaian tersebut mencerminkan semakin luasnya adopsi QRIS cross border sebagai solusi pembayaran non-tunai yang praktis dan efisien dalam aktivitas lintas negara," ungkap Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN kepada Kontan.co.id.

Thomas menerangkan, di luar negeri, transaksi QRIS cross border BTN mayoritas digunakan untuk kebutuhan sehari-hari selama perjalanan, seperti pembayaran makanan dan minuman, belanja ritel, hingga kebutuhan wisata lainnya. Kemudahan transaksi tanpa uang tunai menjadi daya tarik utama bagi nasabah.

Baca Juga: Siapkan Dana hingga Rp 11 Triliun, Intip 4 Aksi Korporasi BTN pada 2026

Saat ini, layanan QRIS cross border BTN telah dapat digunakan di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang. Ke depan, BTN juga mendorong perluasan penggunaan layanan ini ke negara lain, seperti China dan Korea, sejalan dengan ketentuan serta kerja sama antarnegara yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Thomas menilai kehadiran QRIS cross border menjadi alternatif metode pembayaran bagi nasabah saat bertransaksi di luar negeri. Meski demikian, transaksi menggunakan kartu internasional seperti Mastercard dan Visa masih tetap digunakan, terutama untuk kebutuhan tertentu. QRIS cross border lebih banyak dimanfaatkan untuk transaksi harian dengan nominal relatif kecil hingga menengah.

Memasuki 2026, BTN melihat tren penggunaan QRIS cross border akan terus meningkat seiring pulihnya mobilitas dan aktivitas perjalanan internasional. Pada tahun ini, BTN menargetkan pertumbuhan transaksi QRIS cross border sebesar 30%–50% secara tahunan (year on year/YoY), baik dari sisi jumlah maupun volume transaksi.

Baca Juga: BTN Siapkan Strategi Dukung Program 3 Juta Rumah, Targetkan Laba Tumbuh 22% pada 2026

Untuk mendorong pencapaian target tersebut, BTN menyiapkan sejumlah strategi. Salah satunya melalui program promosi Bale Connect the World, yang memberikan cashback belanja 15% hingga Rp1 juta bagi nasabah Bale by BTN yang bertransaksi menggunakan QRIS cross border di Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang.

Selain itu, BTN terus memperluas kerja sama dengan negara mitra guna memperlebar jangkauan penggunaan QRIS cross border, sekaligus meningkatkan fleksibilitas transaksi bagi nasabah saat berada di luar negeri. Upaya sosialisasi dan edukasi kepada nasabah juga terus dilakukan agar masyarakat semakin familiar dengan manfaat, kemudahan, dan keamanan layanan ini.

Dari sisi infrastruktur, BTN memastikan kesiapan dan kelancaran sistem QRIS cross border agar dapat digunakan secara optimal di berbagai negara mitra.

“Dengan kombinasi strategi tersebut, kami optimistis pemanfaatan QRIS cross border akan terus meningkat, khususnya di kalangan nasabah yang sering bepergian ke luar negeri. Langkah ini sekaligus memperkuat kontribusi BTN dalam memperluas ekosistem pembayaran digital, baik di dalam negeri maupun di pasar internasional," imbuh Thomas.

Baca Juga: BTN Siap-siap Akuisisi Perusahaan Asuransi Tahun Ini

Selanjutnya: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas pada Selasa (27/1), Cek Rekomendasi saham pilihannya

Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini 26-29 Januari 2026, Jambu Crystal-Bawang Merah Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×