kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.679.000   7.000   0,42%
  • USD/IDR 16.490   100,00   0,60%
  • IDX 6.520   249,06   3,97%
  • KOMPAS100 949   42,15   4,65%
  • LQ45 738   34,14   4,85%
  • ISSI 202   5,55   2,82%
  • IDX30 382   17,70   4,85%
  • IDXHIDIV20 462   16,68   3,75%
  • IDX80 107   4,47   4,34%
  • IDXV30 110   2,54   2,36%
  • IDXQ30 125   5,23   4,36%

BI: Inflasi tahun depan lebih rendah dari 2010


Jumat, 17 Desember 2010 / 15:16 WIB
BI: Inflasi tahun depan lebih rendah dari 2010


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tingkat inflasi menjadi perbincangan hangat dalam beberapa akhir ini. Sebab, tinggi rendahnya inflasi mempengaruhi besaran suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).

Menurut Gubernur BI Darmin Nasution, dalam menetapkan BI rate, BI akan memperhatikan sejumlah faktor. Sebut saja bagaimana persepsi masyarakarat terhadap inflasi tahun depan dan persepsi kondisi pasar. "Namun, jika hitung-hitungannya tidak besar, maka BI rate tida perlu berubah", kata Darmin.

Darmin meramal, tingkat inflasi tahun depan masih akan tinggi. Kendati begitu nilainya tidak akan lebih tinggi dari level 2010 ini. Pasalnya, tingkat inflasi tahun ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Salah satunya musim ekstrim sehingga mempengaruhi produksi pertanian sehingga harga cabai dan bawang bisa meningkat 3-4 kali lipat.

"Menurut Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN) inflasi mencapai 5,3 %. Tetapi BI berharap tidak tembus dari 6,5%", tambah Darmin.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×