kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI mencatat agen layanan keuangan digital sudah sebanyak 203.160


Selasa, 23 Januari 2018 / 16:43 WIB
Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) lewat agen lkd


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah agen layanan keuangan digital (LKD) mencapai 203.160 agen. Keberadaan agen ini diharapkan bisa mendorong optimalisasi program inklusi keuangan LKD BI.

Pungky Purnomo Wibowo, Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) BI keberadaan LKD mendukung program gerakan nasional non tunai dan inklusif BI.

"Ada beberapa program yang mendukung inklusi keuangan BI," kata Punky kepada Kontan.co.id, Selasa (23/1).

Tiga program ini adalah pertama penyaluran bansos non tunai. Beberapa bansos non tunai ini adalah program keluarga harapa (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) di mana Himbara sebagai bank penyelenggara.

Kedua adalah program elektronifikasi jalan tol yang dapat memberikan layanan fasilitas top up atau penjualan kartu uang elektronik. Sedangkan program ketiga adalah pengembangan ekosistem layanan pembayaran non tunai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×