kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BI perkirakan pangsa pasar bank syariah 5% tahun 2015


Rabu, 20 April 2011 / 13:57 WIB
ILUSTRASI. Teh hangat bisa dipakai sebagai obat batuk herbal alami.


Reporter: Nina Dwiantika, Roy Franedya | Editor: Sanny Cicilia

YOGYAKARTA. Halim Alamsyah, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) mengungkapkan ekspansi bisnis perbankan syariah akan terus tumbuh sampai lima tahun kedepan. "Sampai 2015 nanti diperkirakan market share bank syariah akan mencapai diatas 5%," kata Halim, dalam acara konferensi pers Bank Indonesia Annual Seminar International Islamic Finance, Rabu (20/4).

Sampai akhir Desember 2010 lalu, pangsa pasar bank syariah mencapai 3,3% atau setara Rp 100,8 triliun. Sedangkan per Maret 2011 ini naik menjadi 3,4% atau setara dengan Rp 104,0 triliun.

Halim bilang, market share bank berbasis Islam ini karena didukung oleh Badan Usaha Syariah (BUS) yang terus bertambah. Menurut catatan bank sentral, ada sebelas bank yang kini berbasis syariah.

Namun jika dibandingkan dengan Malaysia, Indonesia masih tertinggal. Pangsa pasar bank syariah di negeri Jiran tersebut jauh sudah mencapai 21%-23% sampai akhir 2010. Tingginya tingkat market share tersebut karena Pemerintah dan nasabah di Malaysia lebih lebih percaya terhadap bank syariah seperti untuk transaksi ibadah haji.

"Diharapkan, kedepan kegiatan pemerintah bisa memanfaatkan bank syariah, sehingga market share pun akan semakin meningkat," tambah dia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×