CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Astra Credit Companies (ACC) Gunakan Hasil Obligasi Rp 1,03 Triliun untuk Modal Kerja


Rabu, 03 Juni 2026 / 16:35 WIB
Astra Credit Companies (ACC) Gunakan Hasil Obligasi Rp 1,03 Triliun untuk Modal Kerja
ILUSTRASI. Kinerja Pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance atau yang dikenal sebagai Astra Credit Companies (ACC) telah menerbitkan obligasi senilai Rp 1,03 triliun per Mei 2026. EVP Corporate Communication & Strategy ACC Riadi Prasodjo mengatakan dana dari hasil penerbitan obligasi tersebut digunakan untuk modal kerja.

"Dana hasil penerbitan obligasi digunakan untuk modal kerja kegiatan usaha perusahaan," katanya kepada Kontan, Rabu (3/6).

Riadi juga mengungkapkan ACC tak menutup kemungkinan untuk menerbitkan obligasi lagi ke depannya. Namun, dia bilang ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan ACC dalam menerbitkan obligasi, antara lain pergerakan yield dan suku bunga acuan.

Baca Juga: Bank Mandiri Kenakan Biaya Tarik Tunai Tanpa Kartu Mulai 15 Juli 2026, Ini Tarifnya

"Hal itu menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pengelolaan pendanaan. Oleh karena itu, perusahaan terus memantau perkembangan kondisi pasar dan dinamika suku bunga acuan dalam rencana penerbitan obligasi," tuturnya.

Riadi menambahkan, ACC juga akan terus mengevaluasi berbagai alternatif sumber pendanaan ke depannya, dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis, kondisi pasar, serta efisiensi biaya pendanaan.

Terkait kupon, Riadi menyebut perusahaan terus memantau perkembangan pasar dalam penetapan kupon obligasi. Dia menyampaikan pergerakan kupon obligasi pada umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kondisi pasar keuangan, tingkat suku bunga, serta profil risiko perusahaan. 

Sebagai informasi, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, penerbitan surat utang multifinance mencapai Rp 12,93 triliun per Mei 2026. Nilai tersebut naik 19,3%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 10,84 triliun.

Baca Juga: BSI Berhasil Kelola Tabungan Pelajar Capai Rp1,7 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×