kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Adira Finance akan Cermati Dinamika Pasar yang Terjadi dalam Menerbitkan Obligasi


Rabu, 03 Juni 2026 / 16:49 WIB
Adira Finance akan Cermati Dinamika Pasar yang Terjadi dalam Menerbitkan Obligasi
ILUSTRASI. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) akan mencermati dinamika pasar yang terjadi dalam menerbitkan obligasi. Dalam hal itu, Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti perubahan arah suku bunga acuan dan pergerakan yield obligasi.

"Selain itu, mencermati juga sentimen investor terhadap kondisi makro ekonomi yang cukup bergerak tajam," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (3/6/2026).

Oleh karena itu, Gani menerangkan pelaksanaan penerbitan Adira Finance ke depan, akan sangat bergantung pada momentum pasar yang paling optimal dan kebutuhan pendanaan perusahaan. Dia juga tak memungkiri bahwa pasar obligasi masih menjadi salah satu alternatif pendanaan yang penting bagi industri multifinance.

Baca Juga: BI Rate Naik, Adira Finance Waspadai Penurunan Daya Beli Konsumen

Sementara itu, Gani mengungkapkan hingga Februari 2026, kondisi pasar obligasi multifinance masih relatif kondusif. Hal itu ditunjukkan juga langkah Adira Finance yang sudah menerbitkan obligasi dan sukuk sebesar Rp 2,5 triliun. 

"Saat itu, penerbitan obligasi masih dapat berjalan dengan baik, dengan tingkat bunga yang menurut kami masih cukup kompetitif dan minat investor yang tetap positif," tuturnya.

Baca Juga: Strategi Adira Finance Menjaga Kualitas Penyaluran Pembiayaan

Lebih lanjut, Gani menyampaikan saat ini Adira Finance telah memiliki sumber pendanaan yang terdiversifikasi, antara lain melalui pinjaman bank onshore maupun offshore, penerbitan obligasi dan sukuk, serta dukungan dari perusahaan induk dan grup, yaitu Bank Danamon dan MUFG. Dia menyebut Adira Finance selalu tetap terbuka untuk mengevaluasi berbagai opsi pendanaan yang sesuai dengan kondisi pasar, kebutuhan pendanaan, serta profil risiko perusahaan.

Sebagai informasi, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, penerbitan surat utang multifinance mencapai Rp 12,93 triliun per Mei 2026. Nilai tersebut naik 19,3%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 10,84 triliun. 

Baca Juga: Adira Finance: Kebijakan Suku Bunga dan Kenaikan Yield Obligasi Pengaruhi Pendanaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×