kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.840   38,00   0,23%
  • IDX 8.307   15,76   0,19%
  • KOMPAS100 1.174   2,25   0,19%
  • LQ45 842   -0,22   -0,03%
  • ISSI 297   1,10   0,37%
  • IDX30 437   0,64   0,15%
  • IDXHIDIV20 521   0,70   0,13%
  • IDX80 131   0,29   0,22%
  • IDXV30 144   0,99   0,69%
  • IDXQ30 141   -0,14   -0,10%

BI rate 5,75% karena yakin inflasi masih terjaga


Kamis, 10 Mei 2012 / 13:14 WIB
BI rate 5,75% karena yakin inflasi masih terjaga
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lagi 0,72% ke 5.952,60 pada Senin (3/5). IHSG tertekan saham-saham big cap yang memerah.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan BI rate di level 5,75%. Keputusan ini diambil karena melihat tekanan inflasi ke depan masih terkendali.

Bank Indonesia masih yakin inflasi 2012 dan 2013 akan berada pada sasaran yang ditetapkan yakni 4,5% +/- 1. Kendati demikian, Bank Indonesia sudah menyiapkan langkah khusus untuk mengantisipasi gangguan tekanan inflasi jangka pendek serta nilai tukar rupiah yang cenderung melemah akibat ketidakpastian perkonomian global.

"BI akan menaikkan suku bunga instrumen operasi moneter dan melanjutkan upaya penyerapan kelebihan likuiditas rupiah untuk mengendalikan tekanan indlasi jangka pendek dan mendukung stabilisasi nilai tukar rupiah," ujar Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo, Kamis (10/5).

Ia melanjutkan, struktur bunga jangka menengah dan panjang diperkirakan akan meningkat sehingga dapat mendorong daya tarik investasi pada sekuritas domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×