kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

BI rate 5,75% karena yakin inflasi masih terjaga


Kamis, 10 Mei 2012 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot lagi 0,72% ke 5.952,60 pada Senin (3/5). IHSG tertekan saham-saham big cap yang memerah.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Edy Can

JAKARTA. Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan BI rate di level 5,75%. Keputusan ini diambil karena melihat tekanan inflasi ke depan masih terkendali.

Bank Indonesia masih yakin inflasi 2012 dan 2013 akan berada pada sasaran yang ditetapkan yakni 4,5% +/- 1. Kendati demikian, Bank Indonesia sudah menyiapkan langkah khusus untuk mengantisipasi gangguan tekanan inflasi jangka pendek serta nilai tukar rupiah yang cenderung melemah akibat ketidakpastian perkonomian global.

"BI akan menaikkan suku bunga instrumen operasi moneter dan melanjutkan upaya penyerapan kelebihan likuiditas rupiah untuk mengendalikan tekanan indlasi jangka pendek dan mendukung stabilisasi nilai tukar rupiah," ujar Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo, Kamis (10/5).

Ia melanjutkan, struktur bunga jangka menengah dan panjang diperkirakan akan meningkat sehingga dapat mendorong daya tarik investasi pada sekuritas domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×