kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.887   5,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI: Rupiah masih akan tertekan di kuartal III


Rabu, 11 Juli 2012 / 09:06 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Hypermart periode 18-21 Juni 2021 baru saja rilis. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA.Bank Indonesia menilai, pergerakan nilai tukar rupiah beberapa waktu ini terhadap dollar Amerika Serikat (AS) bukan sebagai suatu pelemahan.

"Volatile itu tidak selalu berarti rupiah melemah, setiap penyelesaian krisis di Eropa pasti akan memberikan dampak," kata Gubernur BI, Darmin Nasution, Selasa (10/7).

Ia mencontohkan, seperti saat ini dimana European Central Bank (ECB) sudah menurunkan suku bunga dan Inggris pun akan melakukan rekap akan membuat likuiditas bertambah.

"Kalau likuiditas bertambah, pasti mereka mencari tempat untuk mendapatkan gain yang lebih tinggi. Itu berarti fluktuasi tidak selalu arahnya melemah," jelasnya.

BI melihat, fluktuasi nilai tukar rupiah masih akan berlangsung hingga triwulan tiga 2012. Namun, pergerakan rupiah akan membaik pada kuartal empat 2012. Disaat itu, capital inflow yang masuk ke pasar Indonesia bakal cukup deras sebagai reaksi atas makin landainya bunga acuan Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×