kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Laba BRI Tumbuh 6,6% Jadi Rp 34,77 Triliun hingga Agustus 2026


Minggu, 27 September 2026 / 11:35 WIB
Laba BRI Tumbuh 6,6% Jadi Rp 34,77 Triliun hingga Agustus 2026
ILUSTRASI. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 34,77 triliun hingga Agustus 2026. (Dok/BRI)


Reporter: Aura Putri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 34,77 triliun hingga Agustus 2026. Capaian tersebut tumbuh 6,63% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 32,61 triliun.

Mengutip laporan keuangan publikasinya pada Minggu (27/9/2026), pertumbuhan laba BRI salah satunya ditopang oleh pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang naik 3,44% yoy menjadi Rp 77,26 triliun. Pendapatan bunga tercatat Rp 109,67 triliun atau hanya naik 0,22% yoy. Namun, beban bunga berhasil turun 6,70% yoy menjadi Rp 32,41 triliun.

Dari pendapatan operasional lainnya, pendapatan komisi, provisi, fee dan administrasi meningkat 5,37% yoy menjadi Rp 14,06 triliun. Pendapatan dividen juga tumbuh 43,73% yoy menjadi Rp 4,54 triliun. Beban impairment meningkat 8,90% yoy menjadi Rp 29,95 triliun.

Baca Juga: SMI Sediakan Pembiayaan US$ 38,79 Juta untuk Pembangunan PLTA Pongbembe di Sulsel

BRI juga membukukan keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset keuangan sebesar Rp 5,79 triliun, naik 105,68% yoy dari Rp 2,82 triliun. Dengan pertumbuhan tersebut, laba operasional BRI tumbuh 5,23% yoy menjadi Rp 42,84 triliun.

Dari sisi intermediasi, kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp 1.446,98 triliun hingga Agustus 2026, naik 13,66% yoy dari Rp 1.273,09 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Total aset BRI pun tumbuh 10,53% yoy menjadi Rp 2.127,78 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) BRI tumbuh 12,59% yoy menjadi Rp 1.655,84 triliun. Tabungan naik 14,24% yoy menjadi Rp 623,73 triliun, deposito tumbuh 15,04% menjadi Rp 582,75 triliun, sedangkan giro meningkat 7,46% menjadi Rp 449,37 triliun.

Baca Juga: OJK: Peluang Dana Pensiun untuk Memperluas Perlindungan Hari Tua Masih Cukup Besar

Dengan demikian loan to deposit ratio (LDR) BRI berada di posisi 87,39%, sedikit lebih ketat dari 86,56% pada Agustus 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×