kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI siapkan layanan e-money multicurrency


Kamis, 05 Juli 2012 / 15:17 WIB
Pengunjung menggunakan masker di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (10/6). Lonjakan kasus Covid-19 kembali mengancam efek dari libur panjanag dan adanya kerumunan. KONTAN/Baihaki/10/6/2021


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA.Bank Indonesia (BI) mempersiapkan layanan multicurrency untuk sistem e-money. Saat ini sistem e-money masih hanya menggunakan rupiah saja.

Deputi Gubernur BI Bidang Sistem Pembayaran Ronald Waas mengatakan layanan ini belum bisa lakukan karena belum ada perjanjian antar negara. "Target ke depannya kalau dikaitkan masyarakat ekonomi ada keinginan untuk memakai mata uang lokal misalnya dengan ASEAN currency," katanya di sela-sela Seminar Nasional ASPI 2012 Pencegahan dan Penanganan Kejahatan pada Layanan Perbankan Elektronik, Kamis (5/7).

Menurut Ronald, pembukaan multicurrency akan dilakukan dengan negara yang sudah memiliki akses dagang dan frekuensi dagang yang cukup tinggi dengan Indonesia. "Kalau tidak banyak perdagangannya, buat apa repot-repot buka," tambah Ronald.

Selain Indonesia, negara ASEAN yang terbanyak melakukan perdagangannya seperti, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Meski begitu, Ronald belum menjamin mata uang apa yang akan digunakan. Menurutnya, layanan itu tergantung kebutuhan pengusaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×