kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

BI siapkan layanan e-money multicurrency


Kamis, 05 Juli 2012 / 15:17 WIB
Pengunjung menggunakan masker di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (10/6). Lonjakan kasus Covid-19 kembali mengancam efek dari libur panjanag dan adanya kerumunan. KONTAN/Baihaki/10/6/2021


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA.Bank Indonesia (BI) mempersiapkan layanan multicurrency untuk sistem e-money. Saat ini sistem e-money masih hanya menggunakan rupiah saja.

Deputi Gubernur BI Bidang Sistem Pembayaran Ronald Waas mengatakan layanan ini belum bisa lakukan karena belum ada perjanjian antar negara. "Target ke depannya kalau dikaitkan masyarakat ekonomi ada keinginan untuk memakai mata uang lokal misalnya dengan ASEAN currency," katanya di sela-sela Seminar Nasional ASPI 2012 Pencegahan dan Penanganan Kejahatan pada Layanan Perbankan Elektronik, Kamis (5/7).

Menurut Ronald, pembukaan multicurrency akan dilakukan dengan negara yang sudah memiliki akses dagang dan frekuensi dagang yang cukup tinggi dengan Indonesia. "Kalau tidak banyak perdagangannya, buat apa repot-repot buka," tambah Ronald.

Selain Indonesia, negara ASEAN yang terbanyak melakukan perdagangannya seperti, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Meski begitu, Ronald belum menjamin mata uang apa yang akan digunakan. Menurutnya, layanan itu tergantung kebutuhan pengusaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×