kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.830.000   -50.000   -1,74%
  • USD/IDR 17.211   48,00   0,28%
  • IDX 7.542   -17,77   -0,24%
  • KOMPAS100 1.031   -8,30   -0,80%
  • LQ45 736   -7,70   -1,04%
  • ISSI 273   -0,06   -0,02%
  • IDX30 401   0,75   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   5,09   1,05%
  • IDX80 115   -0,96   -0,82%
  • IDXV30 141   2,14   1,54%
  • IDXQ30 129   0,46   0,36%

BI Siapkan New BI-Fast, Transfer ke Luar Negeri Jadi Lebih Mudah


Rabu, 22 April 2026 / 17:09 WIB
BI Siapkan New BI-Fast, Transfer ke Luar Negeri Jadi Lebih Mudah
ILUSTRASI. Iklan layanan BI Fast di kantor cabang bank swasta (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Transaksi digital melalui BI-FAST terus menunjukkan pertumbuhan pesat di awal tahun 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan signifikan baik dari sisi volume maupun nilai transaksi.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, volume transaksi BI-FAST pada kuartal I-2026 mencapai 1,4 miliar transaksi atau tumbuh 31% secara tahunan.

Dari sisi frekuensi harian, rata-rata transaksi juga meningkat menjadi 15,6 juta transaksi per hari, naik dari 14,8 juta transaksi pada kuartal sebelumnya.

Baca Juga: Bank Indonesia Minta Penurunan Suku Bunga Lebih Agresif Demi Kredit Tumbuh

“Volume transaksi BI-FAST terus meningkat signifikan, baik secara tahunan maupun dibandingkan kuartal sebelumnya,” ujar Filianingsih saat konferensi pers RDG BI, Rabu (22/4).

Tak hanya volume, nilai transaksi juga mencatatkan pertumbuhan kuat. Sepanjang kuartal I-2026, nominal transaksi BI-FAST mencapai Rp 3.519 triliun atau tumbuh 28,35% secara year on year (yoy).

Seiring dengan lonjakan tersebut, BI kini tengah menyiapkan pengembangan sistem BI-FAST generasi baru (new BI-FAST) sebagai bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.

Pengembangan ini bertujuan untuk memperkuat standar teknis, bisnis, serta tata kelola sistem pembayaran, sehingga dapat meningkatkan interoperabilitas dan efisiensi dalam jangka panjang.

Selain itu, sistem BI-FAST terbaru juga dirancang untuk mengantisipasi lonjakan volume transaksi di masa depan sekaligus memperkuat manajemen risiko yang semakin tangguh, terutama untuk mencegah risiko fraud maupun cyber. “New BI-FAST ini akan lebih resilient, termasuk dalam mencegah risiko fraud,” jelasnya.

Lebih lanjut Filianingsih mengatakan layanan BI-Fast baru ini dirancang untuk menjadi sistem yang lebih standar, efisien, dan memiliki jangkauan lebih luas.

"Saat ini kami di Bank Indonesia sedang mempersiapkan new BI Fast, dengan aransemen yang lebih terstandar dan juga baik, dari sisi teknis, bisnisnya maupun governance-nya," ujarnya.

Baca Juga: Bank Indonesia Guyur Insentif Kredit Rp 427,9 Triliun, Ini Penerimanya

Layanan BI-Fast ini akan dilengkapi fitur pembayaran lintas negara (cross-border), seperti Malaysia, Singapura, Thailand, India, hingga Uni Eropa dengan menggunakan instant payment melalui skema nexus di mana nanti member yang tergabung dalam nexus

"Nanti member yang tergabung dalam nexus itu ada Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan India, termasuk juga Uni Eropa, untuk saat ini masih sebagai observer," imbuh Filianingsih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×