kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bidik UMKM, BRI perluas pendirian teras


Selasa, 19 Juli 2011 / 11:13 WIB
Bidik UMKM, BRI perluas pendirian teras
ILUSTRASI. Game Pokemon GO langsung menjadi fenomena besar saat pertama kali dirilis pada tahun 2016 silam.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memperluas jaringan untuk akses keuangan mikro dengan teras BRI, khususnya di pasar-pasar rakyat. Sepanjang tahun 2011 ini, BRI akan membuka teras sebanyak 700 unit. “Sampai 19 Juli ini, telah dibuka dan beroperasi sebanyak 972 teras BRI," jelas Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali, dari rilis yang diterima KONTAN, Selasa (19/7).

Menurutnya, teras BRI berperan penting sebagai salah satu akses keuangan mikro untuk pengembangan pengusaha kecil. Pasalnya, masih banyak pedagang di pasar yang meminjam uang kepada para pelepas uang dengan bunga yang sangat tinggi. Kondisi itu tentunya akan memberatkan para pedagang.

Terkait hal itu, teras BRI juga dilengkapi dengan teknologi Electronic Data Capture (EDC) yang bisa berfungsi sebagai ATM mini yang mobile. Adapun, hingga pertengahan tahun BRI telah melaksanakan kerjasama dengan 36 pengelola pasar di seluruh Indonesia dengan jumlah pasar yang telah diakuisisi kurang lebih 400 pasar.

Bank berkode saham BBRI ini juga melakukan kerjasama dengan Kementrian Perdagangan dan Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (Asparindo) dalam program peduli pasar rakyat.

Dengan jumlah pasar rakyat lebih dari 13.450 pasar dan jumlah pedagang sebanyak 12,26 juta, BRI memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengembangkan ekspansi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tanah air. "Saat ini jumlah unit kerja UMKM sebanyak 7.000," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×