kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Bisnis wealth management Bank Nobu terganjal OJK


Selasa, 29 Desember 2015 / 22:13 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Nationalnobu Tbk (Bank Nobu) menunda peluncuran produk wealth management yang sedianya dilakukan pada kuartal keempat 2015. Pasalnya sampai sejauh ini masih belum mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Bank Nobu Suhaimin Djohan mengatakan dengan sudah adanya persetujuan dari regulator pada tahun depan, maka diharapkan pada kuartal pertama 2016 nantinya akan ada dua produk wealth management yang diluncurkan yaitu reksadana dan bancassurance.

“Terkait dua produk ini, kami akan sasar pasar yang lebih besar di luar group Lippo,” ujar Suhaimin, Selasa, (29/12).

Diharapkan dengan adanya produk wealth management ini tahun depan bisa meningkatkan jumlah pendapatan jasa Bank Nobu. Sebagai informasi, sampai September 2015 tercatat jumlah pendapatan Non Bunga perusahaan baru menyumbang sebesar 10% dari total pendapatan.

Selain dari wealth management diharapkan, fee based ke depannya bisa bertambah dengan adanya pendapatan transaksi yang diharapkan bisa menyumbang cukup besar.

Seperti diketahui, sebelumnya untuk memasarkan produk wealth management, manajemen berencana menggabungkan produk tabungan Nobu Savings dengan produk asuransi jiwa atau reksadana dalam satu paket. "Untuk produk asuransi jiwa, kami akan gandeng dua perusahaan asuransi jiwa lokal," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×