kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bizhare 2.0 meluncur, begini fitur barunya


Selasa, 17 Desember 2019 / 19:24 WIB
Bizhare 2.0 meluncur, begini fitur barunya
ILUSTRASI. Peluncuran Bizhare 2.0 di Jakarta (17/12).

Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya dari sisi pendanaan bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM), perusahaan urun dana atau equity crowdfunding luncurkan platform Bizhare 2.0. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah investor dalam mengakses dan bertransaksi. 

Pada Bizhare 2.0 perusahaan mengenalkan tampilan website baru yang mudah digunakan dan disertai berbagai fitur baru untuk para penggunanya. Di antaranya, Dashboard Investor untuk mengakses laporan keuangan, grafik perkembangan bisnis yang diinvestasikan, serta fitur tanya admin yang merupakan layanan investor yang bakal membuat proses investasi semakin mudah. 

Baca Juga: OJK Beri Izin Dua Equity Crowdfunding

Selain itu, investor juga bisa melihat perbedaan dari sisi teknologi, sistem keamananan hingga analisis laporan keuangan. Giovanni Umboh CTO Bizhare menjelaskan, dari sisi teknologi terdapat perubahan dari sisi tampilan website pada Bizhare 2.0.

"Fokus pembenahan platform membuat investor lebih mudah dalam melakukan transaksi dan monitoring lewat tampilan mobile dan web desktop yang bisa diakses lewat iOS dan Android," jelas Giovanni Selasa (17/12).

CFO Bixhare Gatot Adhi Wibowo mengungkapkan, pada tampilan Bizhare 2.0 menampilkan flow analisis bisnis dan scoring. Di dalamnya, terdiri dari analisa 5C, data-data keuangan, analisa lokasi pasar, analisa SWOT, hingga analisa risiko. Ada juga reporting sistem keuangan yang terdiri dari berbagai fitur dan tampilan baru.

Baca Juga: Awal Desember, baru dua penyelenggara equity crowdfunding dapat izin OJK

"Kebanyakan investor kami adalah yang baru belajar bisnis, maka dari itu kami jelaskan juga risiko usaha dan mitigasinya," ungkap Gatot.

Sedangkan dari sisi keamanan, CIO Bizhare Wahyu Sanjaya memastikan sejak 2019 seluruh server dikelola di Indonesia. Bahkan, Bizhare juga sudah mendapatkan sertifikat manajemen sistem keamanan atau ISO 27001 dari SAI Global di Oktober 2019, hingga akhirnya mendapatkan izin sebagai penyelenggara equity crowdfunding dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 




TERBARU

Close [X]
×