kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   63,87   1,13%
  • KOMPAS100 737   8,83   1,21%
  • LQ45 560   6,62   1,20%
  • ISSI 199   2,00   1,02%
  • IDX30 317   3,05   0,97%
  • IDXHIDIV20 391   1,68   0,43%
  • IDX80 84   0,91   1,10%
  • IDXV30 107   -0,06   -0,06%
  • IDXQ30 103   0,76   0,75%

BNI belum tambah kredit di sektor tambang


Minggu, 18 Juni 2017 / 19:36 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) belum akan menambah kredit baru di sektor pertambangan. Bank pelat merah ini belum berencana menggenjot kredit sektor tambang walaupun harga beberapa komoditas tambang sudah membaik pada tahun ini.

Kiryanto, Sekretaris Perusahaan BNI mengatakan, strategi bank di sektor tambang yaitu masih fokus untuk memberikan kredit ke debitur lama.

“Hal ini karena pemain lama industri tambang biasanya memiliki rekam jejak bagus dan tidak terganggu fluktuasi harga minyak internasional,” ujar Kiryanto kepada KONTAN, Jumat (16/6).

Secara umum, BNI melihat kondisi bisnis pertambangan pada tahun ini memang sedikit membaik. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya penjualan alat berat dan mulai aktifnya beberapa pertambangan di luar pulau Jawa.

Namun, BNI mengaku masih hati-hati menyalurkan kredit ke sektor ini. Hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga di sektor ini yang sifatnya temporer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×