kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.561.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 17.960   33,00   0,18%
  • IDX 5.864   -79,24   -1,33%
  • KOMPAS100 761   -9,05   -1,18%
  • LQ45 590   -4,50   -0,76%
  • ISSI 201   -3,89   -1,90%
  • IDX30 329   -2,36   -0,71%
  • IDXHIDIV20 423   -1,46   -0,34%
  • IDX80 87   -0,86   -0,97%
  • IDXV30 116   -0,59   -0,51%
  • IDXQ30 108   -0,38   -0,35%

BNI Catat Laba Bersih Rp 7,29 Triliun per April 2026


Rabu, 27 Mei 2026 / 17:50 WIB
BNI Catat Laba Bersih Rp 7,29 Triliun per April 2026
ILUSTRASI. Laba BNI naik 6,11% menjadi Rp 7,29 triliun per April 2026


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat kinerja positif hingga April 2026. Pertumbuhan kinerja emiten dengan kode saham BBNI ini didorong oleh pendanaan yang semakin optimal dan penyaluran kredit yang kian agresif.

Berdasarkan laporan keuangan per April 2026, BNI berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 7,29 triliun. Realisasi tersebut naik 6,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY).

Pertumbuhan laba BNI sejalan dengan pendapatan bunga (NII) yang naik 14,7% yoy menjadi Rp 24,75 triliun. Akan tetapi, beban bunga BNI juga turut naik 15,32% yoy menjadi Rp 10,31 triliun.

Dengan begitu, pendapatan bunga bersih alias net interest margin (NIM) BNI hingga akhir April 2026 mencapai Rp 14,43 triliun. Angka NIM tersebut naik 14,25% YoY.

Baca Juga: CIMB Niaga Anggarkan Lebih dari Rp 1 Triliun untuk Perkuat Sistem Digital Tahun 2026

Dari sisi intermediasi, BNI juga semakin agresif menyalurkan kredit. Per April 2026, kredit BNI tercatat sebesar Rp 919,5 triliun atau melonjak 21,39% dibanding April 2025.

Pertumbuhan kredit BNI didukung oleh pendanaannya yang semakin optimal. Pada April 2026, total dana pihak ketiga (BNI) tercatat sebesar Rp 1.023,07 triliun atau naik 26,05% yoy.

Porsi giro dan tabungan alias dana murah (CASA) dalam pendanaan BNI juga semakin besar. Dalam empat bulan pertama 2026, porsi CASA mendominasi sampai 69,88% dari keseluruhan DPK BNI.

 

Adapun total aset BNI juga tercatat semakin jumbo. Per April 2026, total aset BNI naik 21,94% YoY menjadi Rp 1.328,05 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×