kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BNI dan BTN membukukan pertumbuhan fee based income


Senin, 23 Juli 2018 / 22:48 WIB
ILUSTRASI. Nasabah Bertransaksi di Kantor Cabang BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua bank milik pemerintah yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat realisasi fee based income cukup bagus di sepanjang semester I 2018.

Berdasarkan laporan analyst meeting, BNI sampai Juni 2018 mencatat realisasi fee based income sebesar Rp 5,07 triliun. Jumlah itu tumbuh 9,1% secara tahunan atau year on year (yoy). Kenaikan pendapatan non bunga BNI didorong oleh bisnis recurring fee sebesar Rp 4,6 triliun, sedangkan dari bisnis non recurring Rp 382 miliar.

Ada empat bisnis penyumbang recurring fee BNI terbesar. Yakni, dari bisnis account maintenance senilai Rp 829 miliar, bisnis kartu Rp 702 miliar, bisnis trade finance sebesar Rp 538 miliar, dan bank garansi menyumbang Rp 238 miliar.

Sementara BTN mencatat pendapatan non bunga sampai Juni 2018 sebesar Rp 981 miliar atau naik 24,09% yoy. Pendapatan berbasis komisi BTN ini mayoritas berasal dari bisnis komisi, layanan dan biaya administrasi senilai Rp 479 miliar, kemudian dari bisnis gain dan pasar sebanyak Rp 248 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×