kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Penyaluran KUR Bank Mandiri Tembus Rp 25,63 Triliun hingga Juli 2026


Rabu, 12 Agustus 2026 / 19:29 WIB
Penyaluran KUR Bank Mandiri Tembus Rp 25,63 Triliun hingga Juli 2026
ILUSTRASI. Nasabah menabung di Bank Mandiri, Jakarta, (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari komitmen memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hingga Juli 2026, realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp25,63 triliun atau setara 62,5% dari target penyaluran KUR tahun ini.

Seiring dengan percepatan penyaluran tersebut, Bank Mandiri juga menjaga kualitas kredit tetap sehat. Perseroan mencatat sebanyak 56.043 debitur berhasil naik kelas (graduasi) ke skema pembiayaan komersial yang lebih tinggi sepanjang Januari-Juli 2026.

Di saat yang sama, Bank Mandiri juga berhasil menjangkau 134.682 debitur baru sebagai upaya memperluas akses pembiayaan produktif.

Baca Juga: Menangkap Peluang Investasi di Tengah Ketidakpastian

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, penyaluran KUR tidak hanya berorientasi pada besarnya pembiayaan, tetapi juga pada kemampuan UMKM untuk berkembang dan meningkatkan skala usahanya.

"Hari UMKM Nasional menjadi momentum untuk menegaskan bahwa keberhasilan pemberdayaan UMKM tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari semakin banyak pelaku usaha yang mampu meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas pasar, dan naik kelas," ujar Bayu dalam keterangan resmi, Rabu (12/8).

Menurutnya, Bank Mandiri terus membangun ekosistem yang mendukung pelaku UMKM sejak memperoleh akses pembiayaan hingga mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

Lebih lanjut Bayu mengatakan, Bank Mandiri percaya bahwa UMKM merupakan pondasi utama ekonomi Indonesia. Karena itu, kami membangun ekosistem yang mendukung pelaku usaha di setiap tahap pertumbuhan, mulai dari memperoleh akses pembiayaan, mengembangkan usaha melalui solusi digital, hingga mampu meningkatkan skala bisnisnya.

"Bagi kami, keberhasilan UMKM naik kelas merupakan indikator nyata bahwa pemberdayaan yang dilakukan memberikan dampak berkelanjutan bagi perekonomian nasional," katanya.

Sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran KUR, Bank Mandiri juga terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga komunitas usaha guna memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

Selain pembiayaan, perseroan mengintegrasikan berbagai layanan digital, sistem pembayaran, serta program pendampingan agar pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas akses pasar.

Ia menilai, penguatan UMKM membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Karena itu, perseroan terus mengembangkan ekosistem yang menggabungkan pembiayaan, transaksi digital, dan pemberdayaan agar pelaku usaha mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dan inovasi untuk mempercepat lahirnya lebih banyak UMKM yang naik kelas, semakin kompetitif, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Digitalisasi Layanan Haji dan Umrah Bank Syariah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×