kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BNI Finance Bidik Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan 10% pada 2025


Kamis, 02 Januari 2025 / 18:55 WIB
BNI Finance Bidik Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan 10% pada 2025
BNI Finance menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 10% dibandingkan target tahun 2024 yang senilai Rp 5,25 triliun.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BNI Multifinance (BNI Finance) menyambut tahun 2025 dengan optimitis melalui target pertumbuhan kinerja dobel digit.

Direktur Bisnis BNI Multifinance Albertus Hendi mengatakan, perusahaan menargetkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 10% dibandingkan target tahun 2024 yang senilai Rp 5,25 triliun. 

Alhasil, target penyaluran pembiayaan pada tahun ini diperkirakan bisa mencapai Rp 5,77 triliun.

Baca Juga: Ada Insentif Pajak Kendaraan Listrik, BRI Finance Yakin Bisa Dongkrak Pembiayaan

"Tahun ini kami fokus captive bisnis dari Bank BNI, baik ritel maupun korporasi," ujarnya kepada Kontan, Senin (30/12).

Albertus bilang, strategi baru yang dilakukan BNI Finance yakni meningkatkan sinergi antara BNI Finance dengan induk, serta anak perusahaan BNI lainnya.

Adapun, BNI Finance juga telah melakukan efisiensi dengan mengedepankan proses digitalisasi.

Digitalisasi yang dilakukan berupa proses pembayaran yang tidak ada di kantor cabang. Artinya, tak ada kasir di kantor cabang, tetapi lewat auto debit hingga transfer dari ATM.

Baca Juga: BNI Finance Lakukan Efisiensi dengan Mengedepankan Digitalisasi

Harapannya, efisiensi ini bisa menjaga agar beban operasional perusahaan tidak membengkak seiring dengan kualitas kredit yang cenderung memburuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×