kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.974   61,00   0,34%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

BNI ingin jaga NIM 2017 di level 6%


Kamis, 02 Maret 2017 / 22:33 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menargetkan margin bunga bersih alias net interest margin (NIM) pada 2017 sebesar 6%. NIM pada tahun ini diproyeksi hampir sama dengan realisasi pada 2016 yang mencapai 6,2%.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI mengatakan, untuk mempertahankan NIM, perusahaan berusaha untuk meningkatkan dana murah alias CASA di atas 65%.

Sebagai gambaran, pada 2016 lalu, rasio dana murah bank berkode BBNI ini sebesar 64,6%. “Jika target CASA ini tercapai diharapkan suku bunga kredit bisa turun,” ujar Anggoro, Kamis (2/3).

Terkait suku bunga KPR BNI pada tahun ini, secara umum akan cenderung stabil. Hal ini karena melihat tren suku bunga BI rate yang cenderung stabil.

Berdasakan data suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI akhir 2016, bunga KPR BNI tercatat sebesar 10,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×