CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

BNI: Investor properti beralih ke instrumen lain


Minggu, 05 November 2017 / 16:21 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menjelaskan mengenai perlambatan kredit properti menengah atas. Menurut BNI sektor properti kelas menengah atas sedang dalam tahap konsolidasi.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI bilang untuk segmen properti menengah atas, kencenderungannya mereka menahan pembelian rumah baru.

"Karena mereka (investor) rata-rata sudah mempunyai rumah dan dinilai memadai," kata Anggoro kepada KONTAN, Sabtu (4/11).

Investor properti ini merasa belum perlu berinvestasi di properti karena permintaan disegmen ini sedang dalam tahap konsolidasi.

Namun karena mereka kelompok orang yang melek keuangan dan investasi, maka sebagian uang mereka dialihkan ke instrumen lain misalnya saham, obligasi, valas, reksadana dan emas.

Hal ini tercermin dari kenaikan harga saham gabungan di BEI, likuiditas di pasar obligasi dan harga emas batangan. Anggoro memproyeksi pada 2018, permintaan KPR segmen menengah atas cenderung naik seiring perbaikan proyeksi makroekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×