kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BNI: Kenaikan bunga acuan The Fed bisa saja pengaruhi bunga KPR


Rabu, 14 Maret 2018 / 18:31 WIB
ILUSTRASI. Stan Bank Negara Indonesia (BNI)


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melihat potensi naiknya suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat The Fed bisa saja mempengaruhi suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) ke depan.

Corina Leyla Karnalie, SVP BNI, beranggapan bahwa kenaikan suku bunga The Fed dapat saja berpengaruh pada kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang juga akan berdampak pada kenaikan atau penurunan suku bunga bank termasuk KPR.

“Bunga KPR BNI yang berlaku saat ini adalah 6,75 fixed 2 tahun dan 7,75% fixed 3 tahun. Suku bunga tersebut saat ini sangat bagus dan kompetitif,” ungkap Corina kepada Kontan.co.id, Rabu (14/3).

Menurutnya, BNI akan menetapkan perubahan suku bunga dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh regulator yakni Bank Indonesia dan dengan memperhatikan suku bunga yang berlaku di industri.

Berdasarkan laporan bank, suku bunga dasar kredit KPR BNI per Desember 2017 sebesar 10,50%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×