kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Suku bunga turun, BNI optimistis bisnis KPR bisa membaik tahun ini


Rabu, 07 Februari 2018 / 13:34 WIB
Suku bunga turun, BNI optimistis bisnis KPR bisa membaik tahun ini
ILUSTRASI. Perumahan KPR Bersubsidi


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) bisa mengalami perbaikan dibanding tahun lalu. Proyeksi perbaikan ini setelah kredit KPR berada di level stagnan.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI bilang permintaan riil untuk bisnis KPR membaik. "Karena sudah dua tahun terakhir berada di posisi stagnan," kata Anggoro kepada Kontan.co.id, Rabu (7/1).

Salah satu pendorong permintaan kredit konsumsi adalah penurunan suku bunga. Namun kebijakan suku bunga KPR pada setiap bank sesuai dengan strateginya.

Beberapa strategi ini di antaranya terkait penetrasi, likuiditas, posisi outstanding KPR, sejarah non performing loan (NPL) KPR dan porsi alokasi KPR di segmen konsumer. Sepanjang 2017, bisnis konsumer naik 9,8% menjadi Rp 71,4 triliun. Sedangkan kredit KPR selama 2017 naik 1,8% menjadi Rp 37 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×