kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Suku bunga turun, BNI optimistis bisnis KPR bisa membaik tahun ini


Rabu, 07 Februari 2018 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Perumahan KPR Bersubsidi


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memproyeksi bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) bisa mengalami perbaikan dibanding tahun lalu. Proyeksi perbaikan ini setelah kredit KPR berada di level stagnan.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Konsumer BNI bilang permintaan riil untuk bisnis KPR membaik. "Karena sudah dua tahun terakhir berada di posisi stagnan," kata Anggoro kepada Kontan.co.id, Rabu (7/1).

Salah satu pendorong permintaan kredit konsumsi adalah penurunan suku bunga. Namun kebijakan suku bunga KPR pada setiap bank sesuai dengan strateginya.

Beberapa strategi ini di antaranya terkait penetrasi, likuiditas, posisi outstanding KPR, sejarah non performing loan (NPL) KPR dan porsi alokasi KPR di segmen konsumer. Sepanjang 2017, bisnis konsumer naik 9,8% menjadi Rp 71,4 triliun. Sedangkan kredit KPR selama 2017 naik 1,8% menjadi Rp 37 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×