kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

BNI Mau Audit Laporan Keuangan, Siapkan Aksi Korporasi


Senin, 22 Juni 2026 / 18:05 WIB
BNI Mau Audit Laporan Keuangan, Siapkan Aksi Korporasi
ILUSTRASI. Super Flagship BNI-Petugas bank melayani para nasabah (KONTAN/Hendra Suhara)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melaporkan rencana audit laporan keuangan interim sebagai bagian dari aksi korporasi yang tengah disiapkan. 

Merujuk keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan rencana aksi korporasi. 

Untuk itu, laporan keuangan kuartal II-2026 emiten berkode BBNI ini bakal ditelaah secara terbatas oleh akuntan publik. 

“Dalam rangka memenuhi Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini kami sampaikan bahwa atas Laporan Keuangan Interim BNI Posisi 30 Juni 2026 akan dilakukan penelaahan secara terbatas oleh Akuntan Publik dalam rangka mendukung kebutuhan Perseroan terkait rencana aksi korporasi Perseroan,” tulis Okki. 

Baca Juga: Laba BNI Capai Rp 9 Triliun, Tumbuh 7% Hingga Mei 2026

Terkait itu, Okki bilang pihaknya bakal menyampaikan laporan keuangan interim kuartal II-2026 selambatnya pada akhir bulan kedua setelah tanggal laporan atau penghujung Agustus 2026. 

Nantinya, laporan tersebut bakal disetor bersamaan dengan laporan audit terbatas yang dilakukan akuntan publik. Ini sesuai dengan butir III.1.1.5.1.2 Peraturan BEI Nomor I-E dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14 Tahun 2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik. 

Sebelum ini, bank juga baru saja melancarkan aksi korporasi berupa penjaringan modal inti tambahan dari penerbitan instrumen Additional Tier 1 (AT1) Perpetual Non-Cumulative Capital Securities 2026, bulan lalu. Total dana yang dikantongi bank dari sana mencapai US$ 700 juta. 

Untuk diketahui, hingga Mei 2026 BNI berhasil membukukan laba secara bank only sebesar Rp 9 triliun atau tumbuh 7,06% secara tahunan (year-on-year/yoy). Aset bank juga tumbuh positif 25,1% yoy menjadi Rp 1.365,36 triliun. 

Baca Juga: BNI Pastikan Kredit Tetap Tumbuh Meski BI Naikkan Suku Bunga ke 5,50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag

Video Terkait



TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×